Cara Agar Rambut Bayi Cepat Tumbuh, Rambut Tipis Jadi Lebat

Cara Agar Rambut Bayi Cepat Tumbuh, Rambut Tipis Jadi Lebat

Ada bayi yang lahir dengan rambut yang lebat ada pula yang lahir dengan rambut yang sedikit bahkan hampir botak. Ada yang sejak lahirnya rambutnya tebal tapi ada pula yang lahir dengan rambut yang tipis. Semua ini dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan.

Jadi, kalau ada ibu yang mengatakan kalau bayinya lahir dengan rambut lebat karena saat hamilnya rajin makan sayur, itu tidaklah benar karena sebenarnya itu terjadi karena faktor keturunan, meskipun tentu saja banyak makan sayur akan baik untuk kehamilan.

Kalau banyak makan sayur membuat rambut bayi tumbuh lebat maka semua bayi yang lahir dari ibu yang rajin makan sayur (saat hamil) akan memiliki rambut yang lebat.

Bagi ibu yang bayinya lahir dengan rambut yang tipis, memiliki buah hati yang rambutnya tumbuh lebat dan tebal dengan cepat adalah hal yang diidam-idamkan. Apalagi yang memiliki bayi perempuan, tentu tidak sabar melihat itu terjadi, tidak perlu lagi memakaikan berbagai aksesoris bayi di kepalanya untuk menutupi kepalanya. Sayangnya.. tidak ada cara untuk melakukan itu.

Tapi tentu saja ada hal yang bisa kita lakukan.

Bayi tummy time.
Yuhuu..it’s tummy time. Tummy time mengurangi kontak terus-menerus kepala bayi dengan permukaan yang dapat menyebabkan rambut tipis atau botak.

Ibu yang memiliki bayi dengan rambut yang tipis tidak perlu berkecil hati. Adalah hal yang normal apabila bayi rambutnya kurang karena rontok yang disebabkan oleh faktor hormonal dan pertumbuhan bayi yang sangat cepat.

Meskipun tidak bisa menumbuhkan rambut bayi dengan cepat kita bisa merawatnya sejak sekarang dan mempersiapkannya agar kelak di kemudian hari dapat tumbuh dengan baik dan lebat.

Hal-hal yang bisa ayah dan bunda lakukan agar rambut bayi tumbuh lebat dan sehat:

1. Bersabar dan beri waktu.

Semua bayi berbeda. Ada bayi yang butuh beberapa lama untuk memiliki rambut yang lebat dan tebal saat ada bayi lainnya sejak lahirnya sudah memiliki rambut yang tebal. Beberapa anak, lahir dengan rambut tipis dan rambutnya baru tumbuh lebat dan tebal saat usianya beranjak 3 tahun.

Anak memiliki rambut yang tidak sama panjang pertumbuhannnya juga adalah hal yang wajar. Yang penting beri waktu dan tidak perlu buru-buru.

2. Tummy time.

Tummy time adalah salah satu cara untuk stimulasi bayi. Stimulasi sendiri baik bagi bayi untuk membantu perkembangannya. Moms bisa mulai melakukannya saat ia berusia 2 minggu. Posisikan bayi pada perutnya beberapa kali dalam sehari selama 15 detik dan tingkatkan sesuai dengan usia dan kemampuan (kenyamanan) bayi.

Dengan melakukan ini, waktunya berbaring terlentang akan berkurang. Ahli berpendapat kalau bayi yang sering berbaring dapat memiliki bagian di kepalanya yang tertutupi dan kehilangan bagian rambut karena terus-menerus kontak dengan tempat tidur atau alas tidur bayi.

3. Rutin membersihkan kulit kepala bayi.

Lakukan dengan memberi shampo khusus bayi yang lembut (mild) pada kulit kepala. Basuh kepalanya menggunakan air yang hangat dan dengan lembut pijat kulit kepala secara berputar dengan ibu jari moms. Kotoran dan minyak pada kulit kepala akan hilang dan merangsang akar rambut (folikel) untuk tumbuhnya rambut.

Folikel rambut.
Folikel rambut (gambar dari Wikipedia)

Setelah bersih, bilas dengan air hangat dan keringkan dengan kain atau handuk yang bersih dan lembut.

Memberi shampoo anak mungkin tidak perlu terlalu sering karena ini bisa membuat kulit kepalanya kering. Tergantung jenis kulit buah hati mom, anak yang memiliki kulit yang kering mungkin sekali seminggu di-shampo sudah cukup. Jika rambut atau kulit kepala anak kotor cukup dibilas dengan air hangat.

4. Bersihkan kerak di kepala bayi.

Kerak atau sisik pada kepala bayi (biasa juga disebut dengan dermatitis seboroik atau cradle cap) adalah hal yang normal terjadi dan biasanya akan hilang dengan sendirinya tapi adanya kerak dapat menghambat pertumbuhan rambut bayi.

Jika bayi memiliki kerak di kepalanya. Saat diberi shampoo moms bisa membersihkannya dengan menggunakan sikat yang bulunya lembut (boleh sikat gigi bayi) dan pijat lembut kepalnya berlawanan arah dengan arah tumbuhnya rambut. Lakukan hal ini dengan lembut dan tidak perlu buru-buru yang bisa sampai menyebabkan kulit kepala bayi kemerahan.

Kulit kepala bayi yang baik adalah kulit kepala yang terlihat lembut tanpa kemerahan dan minyak/cairan.

5. Pemberian nutrisi yang cukup untuk bayi.

Tergantung bayi moms menyusui atau minum susu, penuhi kebutuhannya dengan cukup dengan melihat adanya kenaikan berat badan bayi seiring dengan bartambahnya usianya.

Bayi yang menyusuinya cukup dan mendapat susu formula yang cukup akan menjamin terpenuhinya nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan kembangnya, termasuk untuk kebutuhan pertumbuhan rambutnya.

Vitamin B1 (thiamin) dan B7 (biotin) misalnya pada asi atau susu formula akan membantu bayi mengubah makanan menjadi energi yang dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan kulit dan rambut dan membantu regenerasi sel-sel kulit dan rambut. Mineral dan vitamin A akan membantu produksi dan pengaturan hormon dalam tubuh yang berperan dalam pertumbuhan bayi (termasuk pertumbuhan rambut).

BACA JUGA:

Pada bayi yang sudah mendapatkan MPASI pastikan menu makanannya bervariasi dan mengandung semua zat penting yang diperlukannya. Beri makanan yang sehat dan bergizi seperti telur, roti, keju, alpukat, ikan dan daging.

Bunda bisa konsultasi dengan dokter apabila bayi atau anak membutuhkan tambahan suplemen atau tidak.

6. Deteksi dan atasi kalau ada masalah kulit atau lainnya.

Meskipun jarang terjadi, adanya masalah autoimun yang ditandai dengan kebotakan pada area tertentu (alopecia areata), penyakit hipotiroidisme dan masalah kulit seperti infeksi jamur dapat mengganggu tumbuhnya rambut.

Pemeriksaan ke dokter akan diketahui penyebabnya apa sehingga bisa ditentukan hal apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Dengan diagnosis yang tepat penanganannya akan lebih mudah.

7. Merapikan atau memotong rambut bayi.

Ya, saat rambutnya tumbuh panjang mencapai bahu dan mengganggu pandangannya, berikan poni atau potong secukupnya untuk membuat rambutnya terlihat lebih rata dan rapi. Pastikan ia menikmatinya dengan memberinya mainan favoritnya saat memotong rambutnya. Lakukan dengan cepat dan efisien karena kita tahu ia tidak bisa berlama-lama sebelum menjadi bosan.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.