Hindari Melakukan Kesalahan-kesalahan Ini Ketika Merawat Bayi

Hindari Melakukan Kesalahan-kesalahan Ini Ketika Merawat Bayi

Bayi baru lahir tidak datang dengan manual, melakukan kesalahan dalam merawat bayi adalah hal wajar yang sering dilakukan oleh orang tua baru. Berikut kesalahan-kesalahan tersebut dan bagaimana cara menghindarinya.

Setelah membaca ini mudah-mudahan kita akan semakin menikmati masa pengasuhan bayi dan dapat mengurangi beban saat merawat bayi.

Kesalahan merawat dan mengasuh bayi yang mungkin tak terpikirkan oleh moms sebelumnya.

Kesalahan 1: Percaya dengan semua yang kita dengar.

Ketika buah hati lahir kita akan bertanya ke semua orang yang pernah mengalaminya atau lebih berpengalaman bagaimana seharusnya merawat bayi. Meski sebenarnya, tanpa meminta saran pun orang-orang di sekitar kita akan muncul dengan saran atau tips ini itu.

Saat orang tua mengatakan tidurkan bayi di dekat kita, teman kita malah menyerankan si bayi ditidurkan di boksnya saja, mana yang harus diikuti sarannya, Anda tentu bingung.

Sadarlah bahwa, Anda lah bersama suami yang bertanggung jawab penuh dengan perawatan bayi Anda. Anda dan suamilah yang tahu persis yang terbaik untuk bayi Anda. Andalah yang menentukan, bukan orang tua, mertua, saudara atau teman Anda.

Dapatkan saran terbaik dari ahlinya (dokter) dan sesuaikan mana yang terbaik untuk buah hati Anda.

Kesalahan 2: Menganggap memiliki banyak waktu luang.

Mendapatkan cuti atau libur beberapa minggu atau bulan setelah melahirkan dan di rumah saja bersama bayi bukan berarti Anda memiliki waktu luang yang banyak. Dengan hadirnya si kecil hidup Anda akan benar-benar berbeda.

Anda tidak bisa mengatur waktu lagi sama seperti sebelum hadirnya si buah hati. Mengasuh bayi adalah tugas yang memerlukan perhatian khusus dan cukup melelahkan terutama di masa-masa awal kelahiran.

Mengabaikan suami.

Karena kesibukan mengurus si kecil, seharian sibuk dengan mengganti popoknya, memandikannya, menyusui si kecil dan sederet aktivitas lainnya bukan berarti kita mengabaikan keberadaan suami.

Pekerjaan mengurus bayi mungkin melelahkan tapi perkawinan Anda tetaplah prioritas. Saling mendukung pada masa ini sangatlah penting.

Titipkan buah hati ke mertua/orang tua atau mungkin babysitter dan luangkan waktu bersama suami untuk menikmati waktu berdua.

Tidak melibatkan suami.

Moms mungkin merasa kitalah yang paling bertanggung jawab untuk mengurus bayi dan paling tahu bagaimana mengganti popoknya atau memandikannya. Mengurus bayi adalah proses belajar bukan hanya untuk istri tapi juga suami.

Libatkan suami, ajari dia, pada akhirnya dia akan tahu juga bagaimana merawat si kecil dengan baik. Jika suami melakukan kesalahan, maklumi, ajarkan yang benarnya. Suami pun begitu, harus mau membantu dan belajar. Tugas mengasuh bayi adalah tugas yang cukup berat untuk dikerjakan sendiri.

‘Me time’ untuk Moms.

Kesibukan dan amanah baru merawat bayi mungkin akan menyita banyak waktu Moms, tapi bukan berarti kita tidak bisa melakukan hal lain yang menyenangkan. Minum secangkir kopi sambil baca majalah, ke salon, ikut kelas yoga adalah aktivitas yang tetap bisa Moms jalankan.

Yakinlah sekecil apapun itu akan membantu kita merasa lebih rileks dan normal. Dengan suasana hati yang lebih senang, merawat dan membesarkan bayi akan semakin menyenangkan.

Khawatir berlebihan.

Merawat bayi adalah hal yang benar-benar baru untuk orang tua baru. Kita akan menemukan hal-hal baru yang belum pernah kita temukan dan membuat kita bertanya apakah itu normal atau tidak. Kita juga akan menemukan keadaan yang membuat kita bingung bagaimana menghadapinya.

Bayi demam, muntah, perutnya kembung dan lain-lain akan membuat bingung orang tua. Tetaplah tenang dan janganlah bertindak berlebihan karena tindakan yang salah bisa membuat keadaan jadi lebih buruk.

Rajinlah mencari informasi yang benar dan bertanyalah ke dokter sehingga kita lebih percaya diri merawat bayi.

Terlalu membandingkan bayi Moms dengan bayi lainnya.

Setiap bayi itu unik. Bayi tumbuh dan berkembang sesuai dengan polanya sendiri, tidak bisa disamaratakan. Ada yang cepat berbicara, ada yang lambat berjalan dan lain-lain.

Chart pertumbuhan dan perkembangan bayi ada range-nya. Selama pertumbuhan dan perkembangan bayi masih dalam batas wajar, tidak ada yang perlu Moms dan Dads khawatirkan.

Tidak tidur siang.

Tidur siang setiap hari dianjurkan untuk Moms. Jika memungkinkan, saat si kecil tidur istirahatlah. Ada banyak waktu tidur yang hilang dialami oleh orang tua baru dan ini bisa mengurangi kualitas hidup. Ini tentu tidak baik karena tanpa istirahat yang cukup Anda tidak bisa menikmati masa bahagia pengasuhan bayi dengan lebih berkualitas.

BACA JUGA: Vitamin-vitamin Esensial Yang Penting Untuk Ibu Menyusui dan Bayi Baru Lahir

Moms mungkin akan mengorbankan hal lain untuk mendapatkan waktu tidur ini tapi itu sangatlah pantas mengingat pentingnya kesehatan dan kebugaran Moms.

Belanja berlebih.

Bijaklah membelanjakan uang untuk hal-hal yang benar-benar penting. Membeli perlengkapan atau peralatan bayi seperti pakaiannya dan lain-lain cukuplah untuk mengganti dan sesuai kebutuhannya setiap hari. Toh, dia akan tumbuh besar dan tidak membutuhkan itu lagi.

Ajaklah ibu lain yang lebih berpengalaman ketika berbelanja. Kebutuhan bayi itu banyak sehingga Anda sebaiknya mengatur pengeluaran Anda.

Belanjalah untuk hal yang penting dan bermanfaat. Membeli buku untuk memperkaya diri dengan wawasan dan pengetahuan bagaimana merawat bayi dengan baik akan menjadi investasi yang baik dan akan Moms rasakan manfaatnya.

Lupa mengabadikan momen penting bayi.

Sekarang ini sudah tersedia banyak gadget dan smartphone yang bisa Moms dan Dads manfaatkan untuk menangkap setiap momen penting tumbuh dan kembangnya. Jangan sampai ketika dia sudah besar Anda baru sadar dan menyesal tidak melakukannya dulu.

Tumbuh kembang bayi akan meninggalkan kenangan indah yang takkan terlupakan, tapi itu akan lebih baik jika momen tersebut didokumentasikan.

Tidak berusaha cukup keras untuk belajar bagaimana merawat bayi yang benar.

Ya, ada beragam mitos dan kepercayaan yang salah yang beredar di tengah-tengah masyarakat tentang perawatan bayi.

BACA JUGA: Cara Merawat Bayi Yang Salah Saat Di Rumah Yang Sebaiknya Dihindari

Moms seharusnya aktif dan memiliki keinginan yang kuat untuk belajar dan mengupgrade pengetahuan bagaimana merawat bayi yang baik. Dengan banyak tahu kita tidak perlu melakukan kesalahan yang beresiko membahayakan buah hati kita. Dengan ‘tahu’ pula kita bisa mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi dalam pengasuhan bayi sehingga kita tidak berujung menjadi stres dan frustasi.

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang tua:

  • Menggunakan gurita pada bayi baru lahir. Ini tidak dianjurkan lagi oleh dokter ahli anak karena bisa menekan dan menghambat bayi dapat bernapas dengan baik.
  • Menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga bayi. Ini tidak boleh karena bisa berbahaya, melukai dinding lubang telinga dan resiko bocor pada gendang telinga.
  • Membersihkan hidung bayi dengan alat khusus terutama saat bayi pilek. Ini juga tidak boleh karena bisa melukai dinding dalam lubang hidung bayi, membuatnya berdarah, dll. Konsultasikan ke dokter apabila anak pilek, jangan berinisiatif melakukan sesuatu yang justru berbahaya untuk bayi.
  • Penggunaan baby walker. Sudah banyak kejadian penggunaan baby walker justru meningkatkan resiko bayi terjatuh, berguling karena baby walkernya tersangkut. Penggunaannya juga dapat menghambat bayi untuk cepat belajar berjalan.
  • Kurang memperhatikan kebersihan mulut dan gigi bayi. Bayi belum memiliki gigi bukan berarti mulutnya tidak dirawat. Moms bisa menggunakan kain/kasa bersih yang sudah dicelupkan di air yang matang untuk membersihkan mulut dan gusi bayi setiap bayi selesai minum susu atau menyusu.
  • Menjejali tempat tidur bayi dengan mainan dan bantal. Ini bahaya ya Moms karena beresiko bayi terkena SIDS, kematian mendadak pada bayi baru lahir.
  • Bayi demam diberi alkohol atau air dingin untuk menurunkan demam. Ini bahaya ya karena malah bisa membuat bayi kedinginan/hipotermi.

Itulah beberapa hal yang umumnya orang tua baru lakukan, kesalahan-kesalahan ini perlu kita ketahui sehingga tidak perlu mengulangi kesalahan yang sama lagi.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.