Ibu Hamil Boleh Makan Hati Ayam, Ini Jumlah Yang Diperbolehkan

Ibu Hamil Boleh Makan Hati Ayam, Ini Jumlah Yang Diperbolehkan

Sebenarnya tak banyak makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Prinsipnya adalah menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang serta tidak berlebihan. Vitamin yang baik untuk kehamilan pun seperti vitamin A dan asam folat tidak baik apabila dikonsumsi berlebihan.

Kita mungkin pernah mendengar kalau ibu hamil tidak boleh mengonsumsi hati baik hati ayam, hati sapi, hati babi atau hati kambing. Karena pernah mendengar ini ada ibu hamil yang mungkin tidak akan mau makan ati ampela atau jeroan yang mengandung hati.

Benarkah ibu hamil tidak boleh makan hati? Kenapa hati berbahaya untuk kehamilan? Kalau boleh dikonsumsi berapa banyak jumlah yang diperbolehkan? Bagaimana kalau saya tidak tahu dan saya makan hati ayam saat hamil? Mudah-mudahan di artikel ini semua pertanyaan Moms bisa terjawab.

Konsumsi hati ayam atau sapi boleh untuk ibu hamil, ibu hamil muda trimester pertama sebaiknya hindari.

Daging hati sebenarnya makanan yang bernutrisi baik, bermanfaat dan sehat mengingat kaya akan vitamin, mineral dan protein. Tidak baiknya adalah, makanan ini mengandung retinol (salah satu bentuk vitamin A) yang terlalu banyak. Terlalu banyak sehingga bila dikonsumsi setiap hari dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kelainan perkembangan janin (cacat janin), terutama di trimester awal kehamilan (bulan 1, 2, 3 kehamilan).

Beberapa manfaat konsumsi hati pada masa kehamilan:

1. Mengandung asam folat yang membantu melindungi janin dalam rahim dan mendukung pembentukan jaringan saraf.

2. Mengandung protein sebagai nutrisi penting kehamilan, penting untuk ibu hamil dan janin.

3. Vitamin A, zat gizi penting untuk perkembangan fungsi penglihatan dan kekebalan tubuh.

4. Hati mengandung zat besi (Fe) yang penting untuk fungsi darah, mengurangi resiko ibu hamil mengalami anemia.

Melihat kandungannya, konsumsi hati itu seperti konsumsi multivitamin yang suplemennya cukup lengkap.

Kenapa ibu hamil tidak boleh mengonsumsi hati berlebihan?

Tubuh kita tidak dapat mengurai/mengeluarkan retinol (bentuk vitamin A) yang berasal dari hewan (daging hati) dengan mudah seperti tubuh mengeluarkan vitamin A yang berasal dari tumbuhan (sayur dan buah).

Buah dan sayur mengandung bentuk lain vitamin A yang disebut dengan karotenoid yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil berapapun jumlahnya. Ibu hamil tidak perlu khawatir mengonsumsi banyak sayur dan buah karena tidak akan berakibat buruk.

Rata-rata 1 porsi daging hati mengandung vitamin-A 3 sampai 12 kali lebih banyak dari jumlah yang direkomedasikan. Bisa Moms bayangkan kalau jumlah itu menumpuk di dalam tubuh kita.

Selain itu, dalam satu porsi daging hati bisa mengandung kolesterol yang tinggi sehingga ibu hamil dengan hipertensi atau hiperkolesterol sebaiknya menghindari makanan ini.

Mendapatkan vitamin A dari sayur dan buah lebih dianjurkan untuk ibu hamil daripada dari daging hati.
Mendapatkan vitamin A dari sayur dan buah lebih dianjurkan untuk ibu hamil daripada dari daging hati.

Berapa banyak jumlah hati yang boleh dikonsumsi ibu hamil?

Konsumsi vitamin A untuk wanita hamil yang berusia lebih dari 19 tahun yang direkomendasikan oleh WHO adalah 770 mikrogram per hari (atau 2600 IU per hari).

BACA JUGA: Kenaikan Berat Badan Yang Normal Saat Hamil. Agar Naiknya Tak Berlebih Lakukan Ini

Bandingkan dengan jumlah vitamin A dari makanan berikut (per 100 gram):

– Hati ayam mengandung 14.000 mikrogram RE (RE=retinol equivalent)

– Hati babi 13.000 mikrogram

– Hati sapi 1.100 mikrogram

Dari sini bisa moms lihat, kalau ibu hamil ‘harus makan hati’ dan diberikan pilihan antara hati ayam atau hati sapi maka pilihannya adalah hati sapi karena kandungan retinolnya lebih sedikit.

Jumlah vitamin A yang dibutuhkan setiap hari akan terpenuhi kalau porsi dan menu makanan kita seimbang. Itu bisa ibu hamil dapatkan dari sayur dan buah.

Apabila Moms mengonsumsi hati ayam atau sapi, pertimbangkan untuk tidak mengonsumsinya berlebihan. Konsumsi sekali dalam sebulan hati ayam atau sekali seminggu hati sapi mungkin sudah cukup.

Bagaimana kalau saya tidak tahu dan mengonsumsi hati selama hamil tidak sengaja?

Ibu hamil tidak dilarang untuk mengkonsumsi hati selama jumlahnya tidak berlebihan dan dimasak dengan benar (sudah benar-benar matang). Hanya untuk menghindari resiko apapun, menjauhi makan hati di masa-masa awal kehamilan (trimester pertama, kehamilan muda) sangat dianjurkan karena pada masa ini terjadi pembentukan organ dan jaringan janin.

Setelah melewati trimester pertama, di trimester kedua (kehamilan bulan 4, 5, 6) Moms bisa mengonsumsi hati dalam jumlah sedikit dan mungkin di trimester 3 bisa mengonsumsi lebih banyak selama tidak melewati jumlah yang direkomendasikan.

BACA JUGA: Vitamin A Dan Bahaya Konsumsi Berlebih Daging Hati Pada Ibu Hamil

Moms tidak perlu khawatir kalau makan hati hanya satu atau dua kali atau dalam jumlah sedikit. Ini hanya akan berakibat buruk kalau ibu hamil muda mengonsumsinya setiap hari di trimester I.

Konsumsi sayur dan buah untuk mendapatkan vitamin A.

Konsumsi dari buah dan sayur di menu makan kita setiap hari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin A. Semakin beragam dan berwarna menu makanan kita akan semakin baik.

Buah dan sayur yang mengandung vitamin A adalah tomat, mangga, wortel, sayuran hijau, jeruk dan brokoli.

Tantangannya kalau saat hamil nafsu makan kita menurun atau mengalami morning sickness di trimester pertama. Kita harus kreatif untuk mengatasi itu demi kehamilan dan janin yang kita kandung.

Tidak apa-apa makan hati sesekali dalam jumlah kecil. Hindari konsumsi berlebihan produk hati seperti saus hati atau sejenisnya yang mengandung terlalu banyak vitamin A termasuk suplemen atau multivitamin yang mengandung vitamin A. Konsumsilah hanya dalam jumlah yang direkomedasikan. Baca kemasan atau label produk vitamin yang kita konsumsi, cek jumlah vitamin A-nya. Kebutuhan vitamin A kita setiap harinya tidak boleh lebih dari 700-800 mikrogram (2600 IU).

Bagaimana dengan konsumsi jeroan lainnya saat hamil?

Umumnya makanan yang mengandung jeroan seperti ampela (empedal), paru, usus, limpa, otak, dan lainnya, asal dimasak dengan baik, aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

BACA JUGA: Ibu Hamil Sebelum Melakukan Perjalanan Harus Baca Ini

Pada keadaan tertentu mungkin, misalnya ibu hamil memiliki kolesterol yang tinggi sebaiknya mengurangi atau bahkan menghindari konsumsi jenis makanan ini karena beresiko. 

Makanan tersebut pada orang normal pun sebaiknya konsumsinya dibatasi karena mengandung purin dan kolesterol yang tinggi yang beresiko menyebabkan penyakit asam urat dan penyakit yang berhubungan dengan kolesterol yang tinggi (penyempitan pembuluh darah, serangan jantung, stroke, dll).

Apakah boleh konsumsi hati selama menyusui?

Ya, boleh. Setelah melahirkan kita bisa makan hati meskipun kita memberikan ASI ke bayi. Berbeda saat hamil, retinol atau vitamin A tidak akan berefek negatif terhadap bayi saat menyusui.

Hati bahkan direkomendasikan untuk ibu pasca melahirkan karena mengandung zat gizi yang tinggi. Pasca persalinan, ibu biasanya mengalami anemia defisiensi besi sehingga konsumsi hati akan sangat baik.

Selama hamil, diet kita juga akan berubah. Tidak semuanya boleh kita makan, tapi jenis makanan tersebut tidaklah banyak. Selain hati, selama hamil, kurangi konsumsi kopi, hindari makanan yang belum matang, kurangi konsumsi ikan laut yang mengandung merkuri. Makanan lainnya umumnya aman untuk ibu hamil. Kekurangan zat gizi tertentu tidaklah baik tapi berlebihan juga tidak baik. Jaga konsumsi kita selalu sehat dan seimbang selama hamil.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.