Kontraksi Palsu, Kontraksi Yang Bukan Pertanda Akan Melahirkan

Kontraksi Palsu, Kontraksi Yang Bukan Pertanda Akan Melahirkan

Selama hamil, tepatnya setelah pertengahan usia kehamilan (trimester kedua atau ketiga), kita akan mulai merasakan mules atau kram akibat kontraksi rahim. Kontraksi ini terjadi sesekali dan tidak teratur dan biasa disebut dengan kontraksi Braxton Hicks.

Kontraksi Braxton Hicks ini membantu kita lebih siap melahirkan bayi. Kontraksi ini berguna untuk membiasakan kita dengan nyeri akibat kontraksi dan memberikan kesempatan uterus untuk berlatih sebelum benar-benar siap melahirkan bayi.

Tidak semua ibu hamil akan merasakan kontraksi ini. Kontraksi ini tidak ada hubungannya dengan proses persalinan, bukan tanda akan melahirkan sehingga kadang disebut sebagai kontraksi palsu.

Tapi bagaimana membedakannya dengan kontraksi asli yang menjadi tanda ibu akan segera melahirkan?

Ibu hamil yang mengalami kontraksi ini di trimester ketiga mungkin akan sulit membedakannya dengan kontraksi asli akan melahirkan.

Kita seharusnya bisa membedakan antara kontraksi palsu, kontraksi yang bukan kontraksi akan melahirkan, dengan kontraksi asli yang merupakan tanda akan melahirkan sehingga kita benar-benar tahu kalau sudah akan melahirkan dan bersiap berangkat ke rumah sakit.

Kontraksi saat melahirkan.

Saat persalinan terjadi, kontraksi awalnya akan dirasakan ringan, tidak teratur tapi seiring dengan majunya persalinan kontraksi akan semakin bertambah kuat dan lebih teratur.

Kita akan merasa mules atau kram di daerah punggung atau di daerah perut bagian atas atau bawah. Saat terjadinya kontraksi dimana kita merasa kram/sakit kita tidak akan bisa merasakan gerakan bayi.

BACA JUGA: Sebelum Bayi Lahir, Ini Hal Penting Yang Perlu Disiapkan Dan Dilakukan

Kontraksi saat melahirkan akan mendorong bayi ke bawah dan secara bersamaan secara perlahan akan membuka dan menipiskan bibir rahim (serviks, adalah pintu penghubung antara rahim dengan vagina). Fase pembukaan serviks ini kita sebut dengan fase pembukaan. Saat ini kita hanya akan menunggu dan menahan nyeri akibat kontraksi dan belum boleh mengejan sampai serviks terbuka total.

Kontraksi palsu yang bukan tanda akan melahirkan.

Nah, kontraksi yang bukan tanda melahirkan mirip dengan kontraksi ini, nyeri atau kramnya bisa sama tapi kontraksinya tidak menyebabkan pembukaan dan penipisan serviks.

Kontraksi palsu biasanya tidak begitu sakit dan mirip dengan kram atau nyeri saat menstruasi, berbeda dengan kontraksi asli akan melahirkan yang nyerinya lebih intens dan semakin bertambah.

Membedakan kontraksi palsu Braxton Hicks dengan kontraksi asli menjelang melahirkan.

Tanda palsu akan melahirkan, tanda persalinan belum akan terjadi.

Jadi bisa saja terjadi, kita mengalami kontraksi asli tapi sebelumnya didahului oleh kontraksi palsu. Kita harus sadar (aware) apabila ini terjadi sehingga kita tidak kecolongan. Ternyata sudah akan melahirkan tapi kita masih mengira itu kontraksi biasa. Apalagi kalau anak kedua dan seterusnya, masa pembukaan biasanya lebih cepat. Kita tentu tidak ingin melahirkan di perjalanan ke rumah sakit.

Ada beberapa tanda atau gejala yang bisa kita jadikan pegangan untuk menentukan apakah ini hanya kontraksi biasa (kontraksi palsu) atau kita memang sudah benar-benar akan melahirkan (kontraksi asli).

Ciri atau tanda itu antara lain:

1. Tidak ada ‘bloody show’ atau plak mukus.

Bloody show adalah cairan lengket, flek atau lendir berwarna kemerahan atau pink (seperti darah) yang keluar dari vagina.

Cairan vagina bisa saja berwarna kecoklatan hasil dari pemeriksaan dalam atau setelah berhubungan seks tapi kita harus bedakan kalau itu bukan ‘bloody show’.

2. Terbangun dengan tempat tidur basah dan mencium bau seperti amonia.

Kita mungkin saja kaget tiba-tiba terbangun tempat tidur kita sudah sangat basah dan mencium adanya bau amonia. Kita mungkin akan memikirkan itu adalah air ketuban. Bukan, itu adalah urin, bisa dimengerti kita akan berpikir seperti itu apalagi kalau kita sudah di minggu-minggu akhir menjelang persalinan.

BACA JUGA: Perkiraan Melahirkan Sudah Lewat, Tanda Melahirkan Belum Muncul. Harus Bagaimana Ya?

Cairan atau air ketuban tidak berbau, tidak seperti urin. Air ketuban biasanya juga akan mengalir/merembes terus tanpa kita bisa mengontrol dan menghentikannya, tidak seperti urin.

3. Kontraksi yang dialami tidak teratur.

Kita bisa secara mudah mengira itu kontraksi asli tapi kontraksi asli biasanya terjadi teratur dan semakin lama semakin intens. Meskipun usia kehamilan kita sudah melewati perkiraan waktu persalinan kita, kontraksi palsu Braxton Hicks tetap bisa memberikan kita perasaan akan melahirkan padahal sebenarnya belum.

Kontraksi palsu ini sifatnya:

  • Tidak teratur dimana terjadi tidak dalam waktu atau interval yang teratur.
  • Kontraksi ini tidak progresif dimana seiring waktu atau semakin lama kontraksinya tidak menjadi semakin intens. Rasa mulasnya lebih stabil, tidak bertambah kuat atau berkurang dari sebelumnya.
  • Biasanya nyerinya terutama pada perut bagian bawah, tidak seperti nyeri kontraksi asli yang dirasakan terutama di daerah punggung/belakang dan perut atas. Rasa mulasnya biasanya terasa hingga lipatan paha tapi tidak menyebar sampai ke pinggang seperti pada kontraksi asli.
  • Responsif terhadap perubahan posisi atau aktivitas. Kontraksi palsu ini akan segera hilang segera setelah kita merubah posisi atau melakukan aktivitas, misalnya berdiri atau berjalan.

Oleh karena itu, apabila merasakan kontraksi coba berbaring menyamping dan lihat apakah kontraksinya hilang atau tidak. Apabila hilang berarti ini hanya kontraksi palsu.

Sebaliknya kontraksi asli tidak akan hilang/bekurang dengan merubah posisi atau dengan melakukan aktivitas. Kontraksi asli akan tetap berlangsung tanpa pengaruh kita merubah posisi.

  • Kontraksi palsu biasanya disertai dengan gerakan bayi. Pada kontraksi asli nyeri yang dirasakan membuat kita tidak bisa merasakan gerakan janin.

Bagaimana ibu menghadapi kontraksi palsu ini?

Ada beberapa hal yang bisa mom lakukan:

  • Saat kontraksinya datang ibu bisa merubah posisi, misalnya tidur menyamping, berjalan, dll.
  • Mandi air hangat untuk membuat ibu lebih nyaman dan merasa lebih segar.
  • Minum air putih untuk rehidrasi. Kontraksi kadang bisa disebabkan oleh keadaan dehidrasi sehingga ini bisa membantu.

BACA JUGA: Mempersiapkan Diri Baik Fisik Maupun Mental Menghadapi Persalinan

Berapa lama lagi akan melahirkan setelah terjadi kontraksi palsu?

Mungkin ada ibu yang bertanya berapa hari lagi melahirkan setelah kontraksi palsu atau jarak kontrasi palsu dengan persalinan.

Jadi, karena ini kontraksi palsu dan tidak ada hubungannya dengan kontraksi akan melahirkan, tidak ada batasan pasti untuk menentukan kapan ibu melahirkan.

Periksa kembali due date mom (hari perkiraan lahir) dan adanya tanda-tanda melahirkan lainnya. Jika ada tanda-tanda melahirkan lainnya dan kontraksi terjadi intens dekat dengan hari perkiraan lahir, artinya persalinan akan segera terjadi dalam beberapa hari/minggu.

Bagaimana kalau saya masih ragu atau tidak yakin apakah ini kontraksi asli atau palsu?

Apabila kita masih bingung, ragu tidak yakin kontraksi yang kita alami asli atau palsu hubungi dokter, bidan atau rumah sakit. Atau kita bisa langsung ke bagian atau kamar bersalin rumah sakit atau tempat praktek dokter spesialis kandungan.

Saat di rumah sakit kita akan diperiksa dalam dan bisa diketahui apakah kita memasuki masa persalinan aktif atau belum. Kita mungkin saja diminta kembali ke rumah. Itu tidak apa-apa, dan banyak ibu yang mengalami ini, meskipun akan membuat kita repot mungkin, daripada kita di rumah saja ragu dan bimbang apakah sudah akan melahirkan atau tidak yang malah membuat kita tertekan.

Masa pre-labor (awal persalinan) bisa berlangsung beberapa jam, beberapa hari/minggu dan pengalaman yang dialami setiap ibu bisa berbeda-beda. Ada yang mengalaminya cepat, ada yang lebih lama. Yang terpenting adalah selalu bersikap positif dan menjaga keadaan fisik tetap prima sampai tiba saatnya akan melahirkan.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.