Manfaat Berjalan Kaki Yang Banyak Ibu Hamil Belum Ketahui

Manfaat Berjalan Kaki Yang (Mungkin) Banyak Ibu Hamil Belum Ketahui

Berjalan kaki adalah aktivitas atau olahraga sederhana yang manfaatnya sangat besar untuk ibu hamil. Sayangnya, banyak dari kita yang belum mengetahuinya atau memandang remeh dan merasa tidak perlu melakukannya.

Beban kehamilan membuat sebagian ibu hamil merasa sulit untuk meluangkan waktu melakukan olahraga ringan termasuk melakukan aktivitas sederhana ini. Kita harus sadar bahwa fase berikutnya yang akan dilalui oleh ibu hamil adalah melahirkan, dan untuk melaluinya dengan lancar kita harus mempersiapkannya sejak masa hamil.

Berjalan kaki saat hamil bisa kita lakukan dengan mengitari kompleks rumah atau berjalan di taman dekat rumah kita. Berjalan kaki sangat dianjurkan dilakukan di trimester ketiga (terakhir) kehamilan terutama di bulan (minggu-minggu) terakhir menjelang hari persalinan.

Moms dianjurkan di bulan-bulan terakhir untuk melakukan olaraga ringan seperti aerobik untuk ibu hamil, squat, yoga untuk ibu hamil, renang ibu hamil dan olahraga ringan lainnya yang aman.

Jika Moms tidak ingin ribet harus ikut senam ibu hamil atau melakukan salah satu olahraga di atas, berjalan kaki adalah pilihan terbaik.

Manfaat berjalan kaki bagi ibu hamil.

Manfaatnya antara lain:

  • Membantu melonggarkan dan melebarkan serviks (bibir rahim), melonggarkan atau meregangkan jaringan otot dan jaringan lainnya di pelvis yang merupakan jalan lahir.
  • Membantu memperkuat fisik, otot tubuh, otot panggul, perut sehingga lebih kuat saat berkuat (mengejan).
  • Membantu melatih pernapasan. Saat persalinan, pernapasan akan sangat penting baik sebelum ibu mendorong (fase pembukaan serviks) atau saat berkuat untuk mendorong bayi keluar.
  • Kita bisa bertemu dan melihat orang lain, melihat lingkungan baru, menikmati pemandangan indah yang dapat membuat kita lebih rileks dan segar.

Hal yang perlu ibu hamil perhatikan saat keluar jalan kaki.

Moms yang merencanakan untuk keluar berjalan kaki sebaiknya memperhatikan hal berikut ini:

1. Menggunakan pakaian yang nyaman.

Gunakan pakaian yang nyaman, sepatu olahraga yang pas, hindari memakai pakaian yang ketat. Sesuaikan pakaian dengan cuaca di luar. Jika dingin gunakan sweater atau jaket dan jika panas gunakan pakaian yang tidak terlalu tebal.

Moms bisa membawa serta KTP (kartu identitas), handphone (bisa juga sebagai alat pemutar musik digital), 1 botol air minum dan bila perlu makanan ringan (snack) untuk dimakan saat berhenti istirahat. Simpan barang Moms di tas backpack atau tas kecil yang bisa diikat di pinggang.

2. Tentukan rute yang akan dilalui.

Akan lebih baik apabila kita mengetahui rute yang akan kita ambil. Hindari jalan yang ramai dengan kendaraan. Pilih rute dengan jalan mendatar, hindari jalan yang memiliki banyak tangga atau rute dengan tanjakan tinggi.

Saat berjalan di taman, ikuti jalur yang berpaving block (jalur yang disemen). Hati-hati jangan sampai tersandung akar tanaman yang muncul dari balik batu atau tanah.

3. Menentukan waktu yang tepat untuk berjalan kaki.

Kita bisa melakukannya pagi hari atau sore tapi kita harus ingat bahwa kita sekarang berada di minggu-minggu terakhir kehamilan dan sewaktu-waktu kita bisa saja memasuki waktu persalinan.

Berjalan kaki selama 30-40 menit sudah cukup setiap kita keluar.

Perhatikan cuaca, berhenti jika merasa sudah tidak aman lagi untuk berjalan, tiba-tiba hujan deras atau matahari bersinar sangat terik sehingga kita beresiko dehidrasi.

Kita bisa mendengarkan musik saat berjalan, pastikan kita tetap bisa mendengar suara di sekitar kita. Cek pesan atau panggilan masuk sesekali saja sehingga kita tidak teralihkan dari lingkungan sekitar.

4. Jika mengalami Perasaan tidak enak setelah berjalan kaki.

Apabila Moms merasa tidak enak setelah beberapa saat berjalan kaki, berhentilah untuk beristirahat, setelah merasa lebih baik Moms harus langsung pulang atau telepon anggota keluarga untuk menjemput.

Jangan terlalu bersemangat, merasa sudah lebih baik dan meneruskan berjalan kaki semakin jauh dari rumah. Saat berjalan pulang ke rumah, bisa saja kita merasa tidak kuat lagi. Lakukan secara bertahap dan tidak perlu memaksakan diri.

Berjalan dengan kecepatan yang cukup.

Berjalanlah dengan kecepatan seperti yang kita inginkan, tidak terlalu lambat tapi cukup cepat yang dapat membuat kita merasa seperti melakukan olahraga biasanya.

BACA JUGA: Persiapan Persalinan Untuk Ayah. Melahirkan Lebih Lancar Dan Bebas Stres

Tidak perlu memaksa berjalan atau berjalan terlalu cepat, yang penting adalah kita melakukan ini secara rutin dan kontinyu (sebagai kebiasaan). Awalnya kita akan merasakan kelelahan berlebihan tapi seiring waktu dan semakin sering kita melakukannya kita akan semakin terbiasa dan fisik akan lebih kuat.

Libatkan suami.

Ya, di akhir pekan atau hari libur ajak suami untuk menemani Moms. Selain ada yang membantu menemani Moms suami juga bisa mendapatkan manfaat olahraga dengan berjalan kaki.

Mulailah berjalan sekarang dan rasakan bagaimana tubuh akan lebih segar dan siap menyambut persalinan dengan lebih baik.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.