Manfaat Luar Biasa Menyusui ASI Yang Mungkin Belum Moms Ketahui

Manfaat Luar Biasa Menyusui ASI Yang Mungkin Belum Moms Ketahui

Sudah sering kita mendengar bahwa menyusui ASI memiliki banyak manfaat untuk bayi. Tapi tak sedikit dari kita yang mungkin tidak menyadari manfaat menyusui tersebut untuk kita, ibu menyusui.

Untuk mengingatkan kembali Moms betapa banyaknya manfaat ASI, berikut ini akan kami uraikan manfaat ASI yang setelah mengetahuinya, mungkin akan membuat semua Moms ingin menyusui bayinya.

Manfaat luar biasa menyusui yang mungkin belum banyak dari kita mengetahuinya.

Untuk Bayi.

1. Menjaga dan melindungi bayi dari terkena penyakit.

Ya, zat dan nutrisi yang terkandung di dalam ASI yang masuk ke dalam tubuh bayi setelah menyusui, mengandung sel, hormon dan antibodi yang akan melindungi bayi dari serangan penyakit.

ASI bisa diartikan sebagai obat alami sekaligus sebagai vaksin untuk melawan penyakit.

Sudah dibuktikan dalam penelitian bahwa bayi yang mendapat ASI memiliki kemungkinan untuk terkena penyakit lebih kecil daripada bayi yang tidak mendapatkan ASI, terutama terhadap penyakit atau keadaan seperti:

  • Asma.
  • Leukemia (semasa kecil/kanak-kanak).
  • Obesitas (semasa kanak-kanak).
  • Penyakit kulit.
  • Infeksi telinga.
  • Infeksi usus.
  • Penyakit diare dan muntah-muntah.
  • Infeksi saluran napas bawah (batuk sesak, bronkitis).
  • Sindrom kematian mendadak bayi (SIDS).
  • Diabetes tipe 2 (diabetes yang berhubungan dengan diet).

Jadi, Moms kalau ingin bayi/anak kita terhindar dari keadaan/penyakit di atas, menyusui adalah salah satu caranya.

2. Bayi atau anak terkena penyakit berat dan kronis resikonya jadi lebih rendah.

Menyusui bayi juga akan menurunkan resiko bayi mengalami penyakit kronis seperti diabetes tipe 1, penyakit Chron’s (peradangan dinding usus) dan penyakit celiac (gangguan pencernaan saat mengkonsumsi suatu jenis protein/gluten).

3. ASI itu berubah atau beradaptasi sesuai dengan usia dan kebutuhan bayi.

Ya, berbeda dengan susu formula yang sudah pas takaran dan komposisinya, air susu ibu akan berubah sesuai dengan pertumbuhan bayi. Bahkan ibu yang melahirkan bayi prematur akan memiliki komposisi asi yang pas/tepat sesuai dengan usia bayi tersebut saat lahir.

BACA JUGA: Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Menyusui, Beberapa Diantaranya Hanya Mitos

Setelah melahirkan, ASI yang pertama kali keluar disebut dengan kolostrum, ASI yang kental dan kaya dengan zat-zat gizi dan antibodi, lalu digantikan dengan ASI biasa yang akan berubah untuk memenuhi perubahan kebutuhan bayi.

Selain itu, bayi bisa merasakan perubahan rasa dari ASI sesuai dengan apa yang kita makan sehingga bayi yang mendapat ASI biasanya akan lebih mudah menerima rasa makanan yang baru setelah saatnya nanti mendapatkan makanan padat.

4. Meningkatkan keefektifan imunisasi yang diberikan kepada bayi.

Mungkin tidak banyak yang tahu tentang hal ini. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa bayi yang mendapatkan ASI memiliki tingkat respon antibodi terhadap vaksinasi yang lebih baik dibandingkan dengan bayi yang mendapatkan susu formula.

Untuk Ibu.

5. Hemat.

Bagi ibu yang pernah memiliki bayi dan memberikan susu formula untuk bayinya mungkin tahu sekali hal ini. Dengan menyusui ASI yang selalu terjaga kebersihan dan kualitasnya untuk diberikan kepada bayi, kita bisa menghemat pengeluaran puluhan juta dalam setahun (10-20 juta per tahun).

6. Menyusui baik untuk menurunkan berat badan setelah hamil dengan cepat.

Ya, karena dengan menyusui, memberikan ASI eksklusif kepada bayi, akan ada ratusan kalori yang akan kita bakar per harinya. Itu sama dengan kita berlari sepanjang 6 kilometer lebih (woww..).

7. Mempercepat pemulihan setelah melahirkan.

Saat kita menyusui, akan dilepaskan hormon oksitosin dimana oksitosin ini akan membantu terjadinya kontraksi rahim. Kontraksi rahim ini akan membantu mengurangi perdarahan pasca persalinan dan membantu rahim kembali ke bentuk atau ukuran normalnya lebih cepat.

Ibu yang tidak menyusui bayinya akan memiliki pemulihan rahim/uterus lebih lama dibandingkan ibu yang menyusui, sekitar 6 minggu berbanding 10 minggu kalau ibu tidak menyusui.

8. Memperlambat terjadinya menstruasi.

Ibu yang menyusui ekslusif, hanya memberikan ASI ke bayinya, tanpa susu botol atau susu formula ke bayinya, akan mengalami ovulasi dan menstruasi yang tertunda.

Haid pertama ibu yang memberikan ASI eksklusif banyak yang terjadi setelah 6 bulan sampai 1 tahun.

9. Menurunkan resiko ibu terkena penyakit tertentu.

Dalam hal kesehatan, ibu yang menyusui akan memiliki resiko yang rendah untuk terkena penyakit seperti penyakit gula (diabetes tipe 2), kanker payudara dan kanker ovarium.

Manfaat Lainnya.

10. Baik untuk lingkungan.

Dengan memberikan ASI, kita akan terhindar dari ikut berkontribusi terhadap sampah dari kaleng dan plastik. Dengan menyusui kita dengan sendirinya akan membantu menyelamatkan lingkungan dan bumi.

Nah, itulah manfaat besar menyusui yang mungkin belum banyak kita ketahui. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.