Mencari Dan Memilih Dokter Anak Yang Tepat Untuk Buah Hati

Mencari Dan Memilih Dokter Anak Yang Tepat Untuk Buah Hati

Memilih dokter anak yang cocok merupakan salah satu keputusan penting dalam masa awal kehidupan bayi. Dokter spesialis anak, ahli penyakit anak atau disingkat Sp. A, akan membantu membimbing ayah dan bunda melewati masa pertumbuhan dan perkembangan bayi dan masa setelahnya (remaja dan dewasa awal).

Dia lah yang akan membantu ayah dan bunda mengatasi masalah bayi misalnya sakit, pemberian imunisasinya dan konsultasi tentang tumbuh kembangnya.

Karena pentingnya, ayah dan bunda sebaiknya meluangkan waktu untuk menentukan siapa dokter anak untuk buah hati kita.

Mungkin masih ada yang bingung, dokter anak itu apa, sampai usia berapa anak ditangani oleh dokter anak?

Siapa dokter anak itu?

Dokter Spesialis Anak adalah dokter yang memiliki keahlian khusus untuk menangani kesehatan dan penyakit anak, sejak anak dilahirkan, remaja hingga usia 18 tahun. Dokter anak adalah dokter yang sudah menjalani pendidikan dokter spesialis anak dan lulus sesuai standar yang ditetapkan oleh pusat pendidikan dokter spesialis dan organisasi profesi.

Dokter anak atau ahli pediatri memiliki gelar Sp. A di belakang namanya.

Bedakan dengan dokter yang bergelar Sp.An, itu bukan spesialis anak ya tapi Spesialis Anestesi atau ahli bius, dokter yang membantu ‘menidurkan’ pasien saat operasi atau menangani pasien di ICU.

Memilih dokter anak untuk buah hati Bunda.

Mencari dokter anak akan lebih baik apabila dilakukan saat si kecil masih dikandung. Jadi pada saat bayi lahir, kita sudah memiliki dokter anak.

Berdasarkan rekomendasi teman atau keluarga.

Tentu saja memilih dokter anak mesti disesuaikan dengan asuransi kesehatan yang kita miliki. Rumah sakit atau rumah bersalin biasanya sudah memiliki dokter anak tetap. Ayah dan bunda bisa mencari informasi mengenai dokter anak di masing-masing rumah sakit tersebut.

Bahkan media internet dan media sosial bisa bunda manfaatkan untuk mencari atau bertanya tentang dokter anak yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal kita.

Ayah dan bunda bisa bertanya ke teman yang sudah memiliki bayi, tetangga, orang tua ataupun keluarga lainnya bahkan ke bidan atau dokter kandungan yang membantu persalinan bunda.

Mencari dokter anak melalui internet.

Ya, bunda bisa memanfaatkan mesin pencari seperti Google untuk mencari dokter anak yang ada di kota bunda. Cukup masukkan kata kunci seperti “dokter anak di jakarta” atau “dokter spesialis anak bandung”, isi sesuai dengan kota tempat tinggal bunda.

Mencari dokter anak melalui internet.
Bunda juga bisa membaca review atau komentar orang lain yang pernah berkunjung

Bisa juga dengan mengaktifkan Location Service (GPS) di handphone bunda lalu ketikkan di Google “dokter anak near me”.

Akan muncul daftar atau list nama klinik, rumah sakit, dokter anak yang ada di sekitar tempat tinggal bunda. Di situ bunda bisa mengecek juga jam dan jadwal praktek dokternya. Klik tanda garis 3 “Tempat yang lain” untuk melihat listing dokter anak lainnya di Google My Business.

Bahkan bunda bisa melihat peta dan jalan yang dilalui untuk mencapai tempat praktek dokternya.

Setiap anak dan ibu berbeda, masing-masing memiliki preferensi yang berbeda-beda.

Yang perlu diingat, tidak ada satu dokter pun yang cocok dengan semua orang. Dokter yang cocok dengan anak teman bunda belum tentu akan cocok dengan anak kita. Istilahnya anak dan dokternya itu cocok-cocokan.

Anak dan bunda biasanya memerlukan waktu beberapa lama untuk benar-benar menemukan dokter yang cocok.

Tidak ada salahnya memeriksakan si kecil ke dokter anak yang berbeda dengan tujuan mencari yang paling cocok dengan buah hati dan bunda. Pada dasarnya standar dokter anak itu sama dan sesuai dengan pedoman umum dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Pada keadaan tertentu bunda mungkin memerlukan dokter anak baru seperti saat pindah kota atau dokter sebelumnya sudah tidak praktek lagi (pensiun).

Saat mengalami hal ini bunda bisa meminta rekomendasi dokter pengganti ke dokter yang sekarang, menanyakan apakah ada dokter anak yang direkomendasikan di kota tersebut. Dokter biasanya memiliki kolega atau sejawat di kota lain.

Apa saja yang dinilai saat menentukan dokter anak buah hati?

Saat berkunjung ke tempat praktek dokter (ruang periksa) di sini bunda sudah bisa mulai melihat bagaimana cara kerja di tempat tersebut, pelayanannya, cara dokternya berkomunikasi, memeriksa, dll.

> Beberapa hal di bawah ini bisa ayah dan bunda pertimbangkan:

1. Cara memeriksa.

Apakah bayi atau si kecil dan bunda merasa nyaman saat diperiksa. Apakah bunda nyaman bertanya dengan dokternya. Apakah dokternya memberikan waktu untuk menjawab semua pertanyaan bunda.

2. Filosofi.

Apakah dokternya suportif dengan masalah yang menurut bunda penting. Misalnya berkaitan dengan menyusui, imunisasi atau lainnya. Pastikan bahwa apabila bunda memiliki perasaan kuat tentang suatu masalah, dokter mengerti dan menghormati posisi bunda.

3. Lingkungan, kebijakan klinik atau rumah sakit.

Berapa lama waktu menunggu untuk diperiksa (antrian), berapa dokter anak yang ada, jadwal dokternya. Apakah ruangan anak yang sakit terpisah? Apakah ruang tunggunya nyaman? Berurusan dengan petugasnya apakah sulit atau mudah? Bisakah dihubungi melalui telepon?

4. Di luar jam praktek.

Apakah dokternya bisa dihubungi? Bagaimana saat hari libur? Apakah dokternya bisa on-call atau tidak. Ini penting bila si kecil tiba-tiba sakit tengah malam atau sakit di hari libur.

5. Biaya dan obat.

Sudah umum diketahui setiap dokter/rumah sakit memiliki biaya yang berbeda-beda. Apakah biasanya harus membeli obat lagi di luar tanggungan asuransi, dll.

Mencari dokter anak saat traveling atau saat berada di kota lain.

Jalan-jalan, liburan ke luar kota atau ke luar negeri kini tidak hanya dengan booking hotel atau pesan tiket pesawat seperti sebelumnya. Perjalanan bersama buah hati memerlukan perencanaan dan persiapan yang baik. Kita tidak bisa menjamin buah hati akan bebas dari serangan penyakit saat berada jauh dari rumah. Anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang belum sempurna (seperti orang dewasa) sehingga rentan terkena penyakit.

Sebelum melakukan perjalanan cari tahu mengenai lokasi rumah sakit atau praktek dokter di kota tersebut. Cari tahu apakah kota tujuan kita memiliki fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang memadai. Bagaimana dengan asuransi kesehatan yang kita miliki apakah bisa digunakan di rumah sakit tersebut. Kalau tidak, tentu kita harus siap apabila ada biaya yang harus dikeluarkan.

Memilih dokter berdasarkan popularitas Dokter Spesialis Anak.

Tak bisa dipungkiri, popularitas dokter jadi magnet bagi orang tua untuk menentukan dokter anak untuk buah hati. Popularitas itu tentu datang dari kepercayaan pasien, reputasi dan kemampuan dokternya.

Sayangnya dokter yang populer, karena terkenal, biasanya tempat prakteknya ramai. Kami mengenal beberapa dokter seperti ini. Antrian pasiennya panjang. Ada yang jam prakteknya bahkan sampai (lewat) tengah malam.

Karena kesibukannya, dokter seperti ini mungkin tidak fleksibel, tidak menerima panggilan di luar jam kerja atau saat hari libur.

Jika bunda bisa menerima hal ini, apalagi buah hati dan bunda cocok dengan dokternya kenapa tidak menjadi langganan dokter tersebut.

Dalam mencari dan menentukan dokter untuk buah hati, diskusikan dengan pasangan. Pertimbangkan mana yang terbaik untuk keluarga bunda.

Setelah ayah dan bunda menentukan pilihan, berilah waktu untuk ayah dan bunda melihat bagaimana hubungan tersebut berjalan, bagaimana interaksi anak dan dokter. Apakah terapi yang diberikan selama ini cocok?

Apabila ayah dan bunda merasa kurang nyaman, merasa tidak puas dengan terapi dokter atau pelayanan staf klinik/rumah sakit, jangan ragu untuk mencari dokter atau rumah sakit lain.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.