Merawat Bayi Selalu Sehat, Terjaga Keselamatan Dan Keamanannya

Merawat Bayi Selalu Sehat, Terjaga Keselamatan Dan Keamanannya

Merawat dan membesarkan bayi, Ayah dan Bunda dituntut untuk memberikan perhatian lebih agar kesehatannya tetap terjaga dan ia aman dan terhindar dari hal-hal yang dapat membahayakannya.

Banyak hal yang tidak kita sadari bisa menempatkan bayi dalam keadaan bahaya. Bayi belum bisa melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri, dia mengandalkan kita untuk melakukan semuanya.

Berikut ini adalah tips praktis cara menjaga dan merawat bayi sehingga bayi tetap sehat dan aman, ibu pun bisa melalui masa pengasuhan bayi dengan lebih baik, mengurangi stres atau tekanan yang terjadi saat merawat bayi.

Tips bayi sehat dan aman.

Nutrisi bayi, ASI dan susu formula.

Pemberian ASI atau susu formula sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Asi adalah nutrisi yang paling sempurna bagi bayi karena selain kandungan zat gizinya yang lengkap, juga lebih mudah dicerna dan memberikan kekebalan tambahan terhadap bayi.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar pemberian ASI atau susu formula ini bisa lebih lancar.

Apabila menyusui ASI:

– Pastikan saat menyusui mulut bayi melekat baik ke payudara (latch on), mulut bayi terbuka lebar, lidah bayi ke bawah dengan daerah areola payudara masuk ke dalam mulut bayi.

– Hindari penggunaan botol susu atau empeng sampai kebiasaan menyusui bayi sudah terbangun. Pemberian botol susu dapat membuat bayi bingung puting sehingga sulit untuk menyusui kembali.

– Ketahui tanda apabila ia sudah kenyang seperti memalingkan muka, menjauh dari payudara dan menutup mulutnya.

– Disarankan agar ibu rutin mengonsumsi multivitamin (setiap hari).

Bayi dengan susu formula:

– Berikan susu formula yang mengandung tambahan zat besi.

– Saat membuat susunya ikuti petunjuk pembuatan dan penyimpanan susu formula yang ada di kemasan.

– Hindari memberikan botol susu ke bayi saat dia di tempat tidur.

– Ketahui tanda bayi sudah kenyang, misalnya memalingkan muka dari botol dan menutup mulut.

Perawatan rutin bayi.

– Cuci tangan setiap kali akan memegang bayi dan hindari kontak dengan orang lain yang kemungkinan menderita sakit, flu misalnya.

– Gendong bayi dan ketahui/cepat-respon terhadap keinginannya.

– Pakaikan popoknya di bawah pusar agar pusatnya cepat kering. Tali pusat bayi baru lahir biasanya lepas sendiri dalam 10-14 hari.

– Pada bayi perempuan, biasanya vagina akan mengeluarkan cairan berupa darah dalam jumlah kecil di minggu-minggu pertama.

– Bersihkan bayi dengan cara sponge-bath sampai tali pusatnya lepas. Jaga jangan sampai air tidak terlalu panas dengan mengetes menggunakan siku atau lengan bagian dalam.

– Gunakan sabun dan sampo tanpa-pewangi.

– Jika bayi mengalami hal seperti: demam, tidak mau makan, tidak BAB atau BAK (buang air kecil), diare (> 10 kali pada bayi ASI), malas menetek, tampak kekuningan atau tali pusatnya infeksi hubungi dokter segera.

– Jika ibu merasa tertekan, sedih, gampang marah/kesal (moody), itu adalah hal yang normal. Hubungi dokter atau cari pertolongan jika perasaan itu semakin kuat atau bertahan lebih dari 2 minggu.

Menjaga keselamatan dan keamanan bayi.

1. Hindari merokok dan jangan membiarkan orang lain merokok di dekat bayi.

2. Hindari bahaya resiko SIDS (kematian bayi mendadak) dengan cara:

– Menyusui bayi.

– Selalu tempatkan bayi di tempat tidur yang datar dan tidak terlalu empuk dengan posisi terlentang dan jauhkan dari benda seperti selimut, bantal mainan yang bisa menutup jalan napasnya.

– Jaga suhu ruangan yang nyaman, tak terlalu panas atau dingin.

3. Saat bayi melakukan perjalanan dengan mobil, tempatkan dia di car seat pada kursi belakang menghadap ke belakang.

4. Jangan pernah mengguncang bayi, berbahaya karena bisa menimbulkan perdarahan otak.

5. Saat bayi terbangun, jangan pernah meninggalkan bayi tanpa dijaga terutama di tempat yang tinggi atau di kamar mandi (bak mandinya). Sudah banyak kasus bayi terjatuh dari tempat tidur dan itu akan sangat berbahaya bagi bayi.

6. Hindari paparan matahari langsung ke bayi dengan cara memakaikannya selimut.

Cara menenangkan bayi yang rewel atau menangis.

Akan sulit bagi kita untuk mengetahui kenapa bayi rewel atau menangis karena bayi belum bisa berkomunikasi menggunakan kata-kata yang bisa kita mengerti.

Kita akan melalui trial dan error untuk terbiasa dengan keinginan bayi dan mengetahui apa yang diinginkannya.

1. Kunci menenangkan bayi baru lahir, perlakukan dia seperti saat masih di dalam kandungan.

Ya, bayi baru lahir sangat menyukai dibedong, diayun, dan dibelai, hal yang sama dia alami saat masih berada di dalam kandungan.

2. Gunakan wipes hangat.

Saat mengganti popoknya dan membersihkan sisa kotorannya gunakan wipes atau waslap yang hangat.

Bayi biasanya tidak nyaman/menyukai perubahan drastis saat popoknya diganti.

3. Penuhi kebutuhan bayi sebelum dia frustasi.

Berikan ASInya atau susu formulanya saat dia belum benar-benar lapar. Ganti segera popoknya yang basah, dan tidurkan saat dia belum benar-benar mengantuk.

4. Coba berendam di tub dengan air hangat.

Ini bisa kita coba kalau semuanya sudah kita coba tapi tidak berhasil. Berendam bersama bayi di dalam bak dengan air hangat. Tapi itu bisa dilakukan kalau tali pusat bayi sudah lepas.

Dengan melakukan ini ibu akan lebih rileks dan lebih mudah untuk menenangkan bayi.

Libatkan ayah untuk menjaga/merawat bayi.

Terlalu fokus menjaga bayi kadang membuat kita melupakan suami dan ini saat yang tepat untuk melibatkan suami untuk lebih dekat dengan bayi.

1. Berikan kesempatan ayah bersama bayi.

Moms harus memberikan ayah kesempatan untuk menggendong bayi, bermain bersamanya tanpa khawatir ayah akan melakukan kesalahan.

Membuat kesalahan adalah wajar bagi ayah baru dan dengan semakin banyaknya waktu dia bersama buah hati, ayah akan semakin terbiasa dan bisa melakukan hal-hal seperti menggendong, mengganti popok, menenangkan bayi lebih baik.

2. Mendelegasikan tugas rumah.

Kita bisa meminta bantuan ayah untuk membeli kebutuhan bulanan di toko swalayan, membantu tugas rumah seperti mencuci piring, membantu membawa pakaian kotor ke laundry, dll.

Jangan (sampai) melupakan diri sendiri.

Bagaimanapun senangnya kita dengan kehadiran bayi baru dan bagaimanapun kita sangat menyayangi buah hati, kita harus tetap sadar bahwa merawat dan menjaga bayi itu sangat melelahkan.

Temukan cara agar kita bisa mencuri waktu untuk beristirahat meskipun sejenak dan jangan terlalu mengharapkan semuanya sempurna sehingga melupakan kondisi dan kesehatan Moms.

1. Abaikan anjuran yang tidak penting.

Termasuk anjuran memusingkan yang datang dari tetangga, teman, keluarga atau yang lainnya.

Kita adalah ibu bayi dan kita yang paling tahu keadaan bayi. Dengan mengurangi gangguan seperti ini kita bisa lebih fokus untuk merawat bayi. Kadang anjuran tersebut hanyalah mitos dan kepercayaan yang tidak benar.

2. Jangan terlalu pusing dengan pekerjaan rumah.

Yang paling penting adalah merawat bayi dan membina hubungan dengannya (bonding) sehingga kita lebih mengenal bayi. Mintalah bantuan orang lain untuk mengerjakan pekerjaan rumah.

Membersihkan rumah, merapikan barang-barang yang berantakan, mencuci semua piring kotor bisa kita lakukan setelah semua hal yang berkaitan dengan ibu dan bayi terpenuhi.

3. Minta bantuan, terima bantuan dari orang lain.

Jangan merasa berat untuk meminta bantuan atau menerima bantuan dari orang lain, tetangga, teman atau keluarga. Saat tetangga datang dan menawarkan untuk menjaga bayi, kita bisa memanfaatkannya untuk mandi atau melakukan pekerjaan lainnya. Bantuan sekecil apapun akan sangat berguna buat ibu.

4. Banyak yang dengan senang hati mau membantu kita.

Kita tidak pernah tahu kalau sebenarnya banyak yang akan dengan ikhlas membantu kita. Mengetahui kita barusaja melahirkan membuat orang lain akan dengan senang hati membantu kita.

Sampaikan apa yang kita butuhkan, entah itu minta dibelikan popok (diaper) kepada teman yang akan membesuk, minta tetangga untuk dibelikan nasi goreng di pojok jalan seberang dan lainnya.

5. Tapi jangan berikan pekerjaan yang ringan ke orang lain.

Berikan pekerjaan yang kira-kira akan sangat membantu kita, pekerjaan yang akan membutuhkan waktu lama seperti mencuci piring, memasak, mengepel, dll. Bukan pekerjaan seperti mengganti popok bayi yang bisa kita kerjakan dengan cepat.

6. Keluar rumah meskipun hanya sebentar.

Belanja ke Alfamart dekat rumah saat buah hati ada yang menjaga bisa membuat kita tidak terlalu merasa terperangkap dengan rutinitas merawat bayi.

Ini baik untuk membuat kita lebih rileks, pikiran lebih terbuka dan lebih segar.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.