Perubahan-perubahan Yang Terjadi Saat Hamil Yang Malu Ditanyakan

Perubahan-perubahan Yang Terjadi Saat Hamil Yang Malu Ditanyakan

Ada banyak perubahan dan kondisi baru yang dialami oleh ibu hamil. Bagi ibu yang belum pernah hamil sebelumnya, perubahan atau kondisi tersebut mungkin membuat kita penasaran dan ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Perubahan tersebut bahkan ada hal yang mungkin malu atau tabu untuk kita tanyakan. Kadang kita juga merasa bodoh atau takut orang lain menganggap kita bodoh kalau menanyakan hal tersebut.

Yang paling penting untuk diingat oleh ibu hamil adalah, tidak ada hal yang patut atau bisa membuat kita malu karena kehamilan adalah hal yang normal dan banyak ibu yang mengalaminya. Ketidaktahuan kita adalah hal yang wajar/normal dan sangat manusiawi.

Beberapa perubahan atau keadaan saat hamil yang seringkali ditanyakan ibu hamil.

Pertanyaan di bawah ini mungkin saja salah satu yang saat ini kita alami juga.

1. Saat hamil apakah saya boleh berhubungan?

Pertanyaan ini muncul mungkin karena kita merasa khawatir dengan melakukan hubungan kita dapat mengalami keguguran, melahirkan bayi prematur, melahirkan bayi cacat, melahirkan sebelum waktunya dan pertanyaan-pertanyaan ‘menyeramkan’ lainnya.

Jadi, pada prinsipnya melakukan hubungan saat hamil adalah boleh.

Untuk memberikan gambaran kenapa melakukan hubungan saat hamil dibolehkan dan tidak akan menyebabkan hal-hal yang disebutkan di atas silahkan ikuti penjelasaanya di bawah ini.

Jadi saat hamil, janin atau bayi itu berada di dalam rahim yang letaknya di dalam rongga perut dan jauh dari vagina. Rahim ini terikat atau terjaga kuat oleh jaringan dan otot yang menopangnya. Di dalam rahim pun janin terjaga dengan aman di dalam dinding rahim (pada awal-awal kehamilan) dengan beberapa lapisan yang melindunginya termasuk selaput dan cairan ketuban.

Di antara vagina dan rahim (uterus) terdapat mulut/bibir rahim (serviks) yang tertutup kuat dan terlindungi oleh mukus/plague sehingga kecil kemungkinan untuk terjadinya hal seperti janin mengalami trauma atau keguguran terjadi tiba-tiba kecuali terjadi hal yang luar biasa.

Pada ibu yang memiliki riwayat keguguran berulang memang sebaiknya menunda untuk melakukan hubungan pada awal-awal masa kehamilan (trimester pertama). Selain itu, diketahui juga bahwa sperma mengandung zat prostaglandin yang bisa memicu kontraksi rahim, bisa mempercepat ibu melahirkan sehingga kita perlu hati-hati melakukan hubungan di saat-saat menjelang perkiraan waktu melahirkan.

Selain itu, berhubungan selama hamil umumnya aman bila dilakukan dengan cara yang wajar atau tidak berlebihan.

2. Apakah payudara saya akan berubah saat hamil.

Ya, benar. Perubahan payudara pada ibu yang hamil akan lebih disebabkan oleh keadaan yang berhubungan dengan kehamilannya dibandingkan dengan aktivitas menyusui.

Saat hamil kelenjar susu akan berkembang untuk persiapan menyusui bayi mengakibatkan payudara membesar dan tegang. Puting susu pun akan menjadi lebih besar dan lebih gelap.

Perubahan payudara akan lebih disebabkan karena kehamilan dan bukan karena menyusui bayi. Kita tidak bisa berharap akan memiliki bentuk payudara yang persis seperti sebelum hamil meskipun ibu berencana untuk tidak menyusui bayinya.

BACA JUGA: Efektif Mengatasi Ambeien Saat Hamil. Untuk Mencegahnya Lakukan Ini

3. Apakah rambut di tubuh akan semakin bertambah saat hamil?

Bisa ya bisa tidak, tergantung masing-masing ibunya.

Banyak ibu hamil memiliki kadar hormon estrogen yang tinggi dimana hormon ini akan menghambat siklus pergantian rambut di kepala. Efeknya bisa berbeda antara satu ibu dengan ibu yang lainnya dimana ada ibu yang mengalami rambutnya menjadi lebih tebal dan bercahaya sedangkan ibu lainnya ada yang mengalami rambut yang tipis atau rambut tumbuhnya tidak rata.

Saat hamil bisa juga terjadi perubahan tekstur rambut, bisa menjadi lurus atau ikal (agak keriting). Keadaan ini disebabkan oleh hormon yang diproduksi tubuh saat kita hamil. Selain mempengaruhi organ atau jaringan tubuh yang lain, hormon ini juga mempengaruhi rambut ibu. Hormon androgen yang kadarnya meningkat saat hamil akan menyebabkan rambut menjadi tumbuh lebih cepat.

Untuk mengatasi itu ibu bisa mencukur rambut/bulu lebih sering atau melakukan waxing saat hamil. Tak perlu khawatir karena keadaan ini akan hilang dan hanya bersifat sementara.

4. Buang air kecil kok menjadi lebih sering ya?

Ya, karena peningkatan jumlah darah saat hamil ginjal akan menyaring volume darah yang lebih banyak sehingga produksi urin (kencing) pun menjadi lebih banyak. Meningkatnya jumlah urin ini mencapai puncaknya pada usia kehamilan 9-16 minggu dan akan berangsur-angsur menurun ke keadaan normal pasca melahirkan.

Selain hal di atas, seringnya ibu hamil buang air kecil juga disebabkan oleh semakin membesarnya uterus/kandungan yang menekan kandung kemih yang ada di bawahnya.

5. Saya menjadi sering buang angin (kentut ups..) saat hamil, kenapa?

Gerakan usus saat hamil akan melambat karena adanya pengaruh hormon progesteron (hormon lagi.. hormon lagi..) sehingga ibu hamil mungkin akan sering mengalami nyeri atau kram pada perut, perut kembung dan mungkin menjadi sering kentut.

Jadi kalau orang di sekitar mom protes Anda sering kentut tinggal jelaskan saja kalau kita tidak bisa berbuat apa-apa karena itu disebabkan oleh perubahan hormon.

6. Keluar flek atau cairan melalui vagina saat hamil, itu apa ya, apakah ini normal?

Saat hamil kita mungkin akan menemukan adanya keluar cairan/spot/flek yang berwarna pucat kekuningan atau cairan lengket berwarna putih. Ini adalah normal dan disebabkan oleh adanya perubahan peredaran darah pada vagina saat hamil dan adanya perubahan hormonal.

Karena hal ini, ibu hamil mungkin akan sering berganti pakaian dalam. Untuk mengantisipasinya ibu hamil harus selalu siap dengan pakaian/celana dalam ekstra/cadangan.

7. Ada apa dengan suara saya?

Saat hamil, ibu mungkin akan menyadari bahwa suaranya berubah, suara menjadi agak hilang atau lebih kecil dari biasanya (seperti kalau kita sudah berteriak sangat kencang atau saat mengalami flu).

BACA JUGA: 10 Kekhawatiran dan Ketakutan-ketakutan Tersering Ibu Hamil

Ya, lagi-lagi hormon. Adanya perubahan hormon (terutama hormon progesteron dan estrogen) selama hamil pita suara mengalami pembengkakan sehingga suara berubah. Ibu hamil yang mengalami ini mungkin bisa lebih sadar dan tidak perlu kaget ketika mendapati suami tidak mendengar saat dipanggil.

8. Gusi saya berdarah, apakah berhubungan dengan kehamilan saya dan apakah ini tidak apa-apa?

Ya berhubungan dengan kehamilan ibu dan sangatlah normal.

Saat hamil saat menggosok gigi kita mungkin akan mendapati gusi kita berdarah (apakah menemukan bekas darah di sikat gigi atau di lantai bekas cairan dari mulut kita). Ibu tidak perlu khawatir karena ini disebabkan oleh meningkatnya aliran darah di gusi dan rongga mulut saat hamil.

Peningkatan aliran darah ini menyebabkan gusi/rongga mulut menjadi bengkak dan menjadi lebih sensitif dan gampang berdarah.

Ibu hamil mungkin akan mengalami satu atau beberapa keadaan di atas. Pesan kami, janganlah malu untuk menanyakan ke dokter/perawat/bidan apapun keadaan ibu terkait dengan kehamilannya.

Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat dan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ibu hamil. Sekarang tidak perlu khawatir lagi kan dengan pertayaan-pertanyaan itu karena sudah tahu jawabannya.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.