Sakit Punggung Setelah Melahirkan, Begini Cara Mengatasinya

Sakit Punggung Setelah Melahirkan, Begini Cara Mengatasinya

Selama hamil kita mengalami beberapa hal yang membuat kita tidak nyaman seperti saat duduk dan berbaring, merasa nyeri atau kram di perut bagian bawah, sakit di daerah tulang ekor, pinggang, dll. Saat melahirkan kita juga harus menghadapi nyeri persalinan yang sakitnya tidak bisa kita gambarkan dengan kata-kata (apabila melahirkan normal).

Setelah melahirkan pun kita harus menghadapi nyeri pasca melahirkan, bisa nyeri di punggung (back pain), di pinggang, di daerah bawah (vagina dan anus) dan di dekat tulang ekor.

Sakit punggung pasca persalinan adalah hal yang biasa pada ibu baru. Nyeri punggung ini ada yang disebabkan oleh posisi yang salah saat menyusui, akibat perubahan setelah hamil, pemulihan organ dan jaringan tubuh setelah melahirkan, efek dari pemberian obat bius dan lain-lain.

Kita akan membahas semua itu beserta hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi atau setidaknya mengurangi nyeri/sakit pasca melahirkan.

Penyebab nyeri postpartum (pasca persalinan).

Nyeri setelah melahirkan bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti:

1. Longgarnya jaringan pengikat dan sendi pasca melahirkan.

Jaringan ikat otot (ligamen) dan sendi yang kembali ke keadaan sebelum hamil yang lebih kuat dan ketat (tone yang normal) termasuk otot yang kembali kuat membuat kita merasakan sakit di sekitar punggung/pinggang dan tulang ekor.

BACA JUGA: Masalah Menyusui Yang Umum Ditemui Serta Cara Mengatasinya

Mungkin kita belum tahu, saat hamil akan dilepaskan hormon relaksin yang akan membuat jaringan ikat dan jaringan sendi menjadi lebih elastis dan longgar. Hal ini untuk mengakomodir perubahan selama hamil, membantu mendukung kehamilan (membesarnya otot perut dan otot rahim) dan memudahkan proses lahirnya bayi.

2. Persalinan yang lama dan sulit.

Persalinan yang lama dapat memberikan stres yang lebih berat pada otot, tulang dan jaringan tubuh yang digunakan saat melahirkan. Begitu pun persalinan yang sulit yang akan membuat ibu memberikan usaha yang lebih untuk mengejan karena melibatkan lebih banyak otot dan jaringan.

3. Pengaruh obat bius/anestesi.

Ini biasanya pada ibu yang mendapat epidural atau melahirkan dengan operasi caesar.

Sakit punggung setelah melahirkan caesar.

Moms yang melahirkan dengan cara operasi caesar kemungkinan akan mengalami ini, disebabkan oleh bekas suntikan obat anestesi di daerah punggung. Selain itu, saat efek obat bius hilang kita kini bisa merasakan nyeri sisa operasi akibat berada pada posisi yang sama dalam waktu yang lama.

Nyeri ini tidak akan berlangsung lama dan akan semakin berkurang pasca melahirkan.

4. Posisi menyusui.

Postur saat menyusui.
Posisi menyusui yang baik mengurangi sakit punggung ibu pasca melahirkan. Bukannya mom yang mendekat ke bayi tapi bayi yang didekatkan ke mom misal dengan penggunaan bantal menyusui.

Posisi menyusui yang kurang tepat dapat memicu timbulnya nyeri punggung. Sering atau kebanyakan menyusui dengan posisi yang kurang baik dapat memicu timbulnya nyeri pinggang.

BACA JUGA: Tentang Pemulihan Setelah Operasi Caesar

Saat menyusui Moms mungkin terlalu maju ke depan dekat dengan bayi sehingga otot leher, pundak dan punggung bagian atas terlalu tegang. Hal ini apabila berlangsung lama dan sering dapat menyebabkan nyeri punggung.

Untuk mengatasi ini ada beberapa hal yang bisa moms lakukan (dijelaskan di bawah).

Begitu pula saat menggendong bayi. Posisi menggendong yang salah dapat memicul timbulnya nyeri punggung.

Berapa lama sampai nyeri pasca melahirkan hilang?

Nyeri pasca melahirkan tidak akan berlangsung lama. Sakit punggung setelah melahirkan biasanya akan hilang setelah 6 bulan pasca melahirkan. Ada ibu yang pemulihannya lebih cepat dari 6 bulan tapi bisa lebih lama pada ibu lainnya.

Biasanya ibu yang mengalami nyeri punggung sebelum hamil dan saat hamil akan merasakan nyeri punggung setelah melahirkan yang lebih lama, terutama ibu yang mengalami nyeri punggung lebih awal dan lebih berat saat hamil. Berat badan yang berlebih saat hamil juga meningkatkan resiko nyeri punggung yang dirasakan lebih lama pasca melahirkan.

Apa yang bisa saya lakukan untuk mengatasi nyeri punggung setelah melahirkan?

Ada beberapa cara untuk mengatasi atau setidaknya mengurangi nyeri pinggang dan punggung pasca melahirkan.

1. Memakai korset perut setelah melahirkan.

Penggunaan ikat pinggang atau korset perut dapat menopang daerah perut dan pinggang untuk membantu memperbaiki postur tubuh dan mengurangi nyeri pinggang/punggung pasca melahirkan.

BACA JUGA: Cara Merawat Bayi Yang Salah Saat Di Rumah Yang Sebaiknya Dihindari

Pemakaian korset juga akan membuat siluet tubuh akan lebih mirip dengan bentuk tubuh kita sebelum hamil. Tapi ingat, menggunakan korset tidak boleh terlalu ketat/kencang sehingga menghambat kelancaran peredaran darah, menekan otot napas sehingga membuat kita kesulitan bernapas.

2. Memulai latihan dan berolahraga secara bertahap.

Keadaan pasca melahirkan dan nyeri yang dirasakan mungkin membuat kita malas untuk bergerak. Ketahuilah, bergerak akan baik untuk membantu mengembalikan kekuatan kita.

Mulailah dengan latihan/olahraga ringan seperti berjalan. Setelah melahirkan normal atau melalui operasi caesar, berjalan adalah olahraga yang aman.

Berjalan akan membantu kita menguatkan otot-otot. Di minggu pertama pasca melahirkan cobalah berjalan dengan jarak yang pendek dan bisa ditingkatkan setelah kondisi kita semakin baik.

Peregangan selama 10 menit setiap hari dengan yoga dan pilates bisa juga menjadi awal yang baik olahraga pasca melahirkan. Lakukan dengan gentle (hati-hati) dan hindari posisi atau peregangan yang berlebihan.

Dengarkan apa yang dikatakan oleh tubuh kita, apabila kita merasa tidak nyaman, sakit atau sudah berlebihan, berhenti.

Kita dapat bertanya kepada dokter tentang jenis olahraga yang bisa kita lakukan dan kapan bisa mulai.

3. Mandi air hangat.

Mandi dengan air hangat, bisa dengan memanaskan air, berendam di tub atau dari shower. Ini dapat membantu kita merasa lebih rileks, melepas tekanan/stres dan mengurangi nyeri atau ketidaknyamanan.

Jika kita habis menjalani operasi caesar kita mungkin perlu menunggu sampai bekas luka operasi kering atau bisa bertanya ke dokter apakah sudah bisa melakukan ini.

4. Pijat.

Ya, minta pasangan atau keluarga lain memijat Moms atau kalau perlu ke tempat spa atau pijat untuk mendapatkan jasa pijat yang lebih profesional. Ini akan baik untuk Moms karena dapat mengurangi ketegangan otot dan membuat kita rileks.

BACA JUGA: Bayi Rewel Dan Menangis Terus? Ini Penyebab Dan Cara Menenangkannya

Meskipun ini tidak akan mengatasi sumber nyeri di punggung tapi setidaknya membuat kita nyaman sementara waktu.

5. Kompres.

Kita bisa melakukan kompres air hangat atau air dingin pada daerah yang sakit. Meskipun efeknya hanya sementara tapi itu akan sedikit mengurangi ketidaknyamanan kita.

6. Jaga postur tubuh.

Jaga postur tubuh tetap lurus, punggung tetap lurus saat berdiri ataupun duduk. Hindari berdiri dalam waktu yang lama.

Saat menggedong bayi, menyusui atau memberi bayi susunya cobalah duduk dengan lurus. Untuk mengurangi nyeri punggung kita bisa menaruh bangku di lantai sehingga kaki kita bisa dinaikkan dan mengurangi tekanan pada pinggang.

Posisi yang tepat pasca melahirkan.
Postur yang salah berkontribusi terhadap terjadinya nyeri punggung. Bayangkan ibu berkali-kali mengganti popok bayi dalam sehari dengan postur yang salah.

Cari posisi yang nyaman dan tepat saat menyusui. Saat menyusui upayakan untuk mendekatkan bayi ke kita bukan kita yang mendekat ke bayi. Pada Moms yang mengalami nyeri punggung bagian atas dan nyeri bahu, posisi menyusui menyamping (side-lying) mungkin bisa membantu.

Gunakan bantal menyusui.

Saat duduk menyusui pilih kursi yang nyaman dengan sandaran tangan. Kita bisa menopang bayi dengan satu atau beberapa bantal sehingga bayi bisa lebih dekat dengan kita. Tersedia bantal menyusui yang lebih praktis yang bisa kita gunakan untuk membantu menopang bayi saat menyusui.

7. Hati-hati saat mengangkat sesuatu dan membungkuk.

Postur saat menggendong

Saat duduk bergeraklah mulai dari lutut bukan dengan punggung. Saat mengangkat sesuatu atau akan menggendong bayi kita sebaiknya menggerakkan lutut untuk meminimalkan beban pada punggung.

Mintalah bantuan orang lain untuk mengangkat barang yang berat. Ibu yang sementara pemulihan pasca operasi caesar tidak boleh mengangkat beban yang lebih berat dari bayi paling tidak selama beberapa minggu.

8. Posisi tidur.

Mendapatkan jam tidur yang cukup mungkin akan sulit saat minggu-minggu awal pasca melahirkan. Tapi kalau kita sempat tidur cobalah untuk tidur dalam posisi yang baik, tidak asal berbaring. Kita bisa menempatkan bantal kecil atau handuk yang dilipat di bawah punggung-bagian-bawah saat tidur.

9. Makanan/diet.

Makanan yang kita makan tak kalah pentingnya dalam menjaga pemulihan pasca persalinan.

BACA JUGA: Nyeri Atau Kram Setelah Melahirkan, Haruskah Kita Khawatir?

Berat badan yang berlebih adalah salah satu faktor yang bisa menyebabkan nyeri punggung.

Dengan menjaga diet yang sehat dan seimbang Moms akan lebih cepat kembali ke berat badan sebelum hamil dan mengurangi resiko dan keluhan yang lebih berat nyeri punggung pasca melahirkan.

Alternatif lain mengurangi nyeri punggung pasca melahirkan.

Ada beberapa hal lain yang bisa kita coba untuk mengurangi nyeri punggung pasca melahirkan antara lain:

  • Dengan obat. Obat seperti asetaminofen atau ibuprofen bisa membantu. Kita bisa meminta ini ke dokter. Dokter bisa saja meresepkan obat yang lain, jangan lupa sampaikan ke dokter juga kalau kita menyusui (dokter biasanya akan menanyakan tapi tidak ada salahnya mengingatkan).
  • Fisioterapi.
  • Akupuntur.
  • Siropraktik.

Meskipun sakit pinggang dan punggung pasca melahirkan adalah keadaan yang umum dan sering terjadi, ada keadaan dimana kita harus waspada. Apabila hal seperti: nyeri yang hebat dan terus-menerus dirasakan pada daerah pinggang, punggung, tulang ekor dan kemaluan yang makin bertambah, nyeri yang diakibatkan oleh trauma, nyeri yang disertai demam, segera hubungi dokter.

Nyeri punggung pasca melahirkan seharusnya hanya bersifat sementara dan intensitasnya akan semakin berkurang seiring dengan pulihnya kita pasca melahirkan sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Seiring waktu nyeri tersebut akan semakin berkurang dan hilang.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook dan WhatsApp.