Vitamin A Dan Bahaya Konsumsi Berlebih Daging Hati Pada Ibu Hamil

Vitamin A Dan Bahaya Konsumsi Berlebih Daging Hati Pada Ibu Hamil

Saat hamil mau tidak mau Moms harus berhati-hati dengan apa yang dimakan. Apakah makanan ini aman atau tidak, apakah sehat dan bergizi untuk ibu hamil atau harus dihindari karena bisa berbahaya untuk ibu hamil dan janin. Vitamin A adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan saat hamil, ditemukan banyak pada buah dan sayur serta daging hati.

Sayangnya, setiap sesuatu yang berlebih tidak baik untuk kita. Hati ayam atau sapi yang diketahui banyak mengandung vitamin A ternyata tidak baik apabila dikonsumsi berlebihan.

Defisiensi atau kekurangan Vitamin A saat hamil sama tidak baiknya dengan konsumsi berlebihan vitamin A.

Daging hati sebenarnya makanan yang kaya dengan vitamin, mineral dan protein tapi daging hati seperti hati ayam dan sapi mengandung bentuk vitamin A (disebut dengan retinol) yang sangat tinggi sehingga tidak baik untuk ibu hamil.

Efek berbahaya konsumsi berlebihan vitamin A adalah:

  • Menyebabkan kelainan atau cacat pada janin, terutama pada trimester pertama.
  • Gangguan sistem saraf pusat dan saluran kemih janin.
  • Dapat menyebabkan keguguran.

Bentuk vitamin A yang terdapat di sayuran berbeda dengan yang terdapat pada hewan (daging hati) sehingga pendekatannya berbeda.

Vitamin A meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil.

Vitamin A tidak dihasilkan oleh tubuh secara alami. Vitamin ini membantu memperkuat lapisan mukus dalam tubuh dan meningkatkan daya tahan/sistem pertahanan tubuh.

BACA JUGA: Ibu Hamil Boleh Makan Hati Ayam, Ini Jumlah Yang Diperbolehkan

Menurut WHO, konsumsi vitamin A yang direkomendasikan adalah 800 mikrogram (setara retinol) per hari. Defisiensi vitamin A bisa terjadi di sepanjang masa hamil tapi umumnya kekurangan vitamin A ditemukan pada trimester akhir kehamilan.

Kekurangan vitamin A, selain tidak baik untuk ibu hamil juga berbahaya untuk perkembangan janin. Oleh karena itu, efek negatif konsumsi berlebihan vitamin A tidak boleh jadi alasan kita untuk menghindari makanan yang mengandung vitamin A. Kita hanya perlu memilah mana makanan yang mengandung vitamin A yang baik dan yang mana yang tidak.

Konsumsi sayur dan buah selama hamil sebagai sumber vitamin A yang baik.

Vitamin A salah satunya bersumber dari buah dan sayur. Vitamin A dari sayuran dan buah mengandung vitamin A yang disebut dengan karotenoid dan termasuk dalam beta-karoten. Bentuk asal vitamin A ini (beta-karoten) akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh dan tidak apa-apa kalau dikonsumsi berlebih.

Vitamin A dari buah dan sayur, berapapun yang kita makan tidak akan berbahaya untuk ibu hamil.

Sayur dan buah yang kaya dengan vitamin A antara lain: buah apel, pisang, pepaya, buah strawberry dan kesemek, sayur kangkung, wortel, bayam, terong, labu kuning, cabe merah, kacang panjang, kacang merah, kacang ercis dan tomat.

Selain kaya dengan vitamin A, sayur dan buah juga mengandung zat bermanfaat lain yang dibutuhkan oleh ibu hamil seperti: kalsium, besi, folat dan yang tak kalah pentingnya, serat.

Hindari konsumsi sumber vitamin A dari daging, seperti hati ayam atau sapi.

Kita tidak perlu khawatir konsumsi vitamin A dari sayur dan buah tapi untuk konsumsi vitamin A dari daging hewan kita harus berhati-hati!

BACA JUGA: Manfaat Berjalan Kaki Yang (Mungkin) Banyak Ibu Hamil Belum Ketahui

Vitamin A yang bersumber dari daging hewan yang disebut retinoid dan mengandung retinol dapat tinggal (terakumulasi) di dalam tubuh dan memicu terjadinya cacat pada bayi seperti bibir sumbing atau hidrosefalus.

Pada trimester pertama atau awal-awal masa kehamilan terjadi pembentukan organ dan jaringan janin sehingga Moms perlu berhati-hati terhadap apa yang dimakan di trimester 1.

Hati ayam/sapi biasanya kita temukan di makanan seperti soto/coto makassar, sate hati, hati goreng, dll.

Kuncinya jangan berlebihan!

Ibu hamil tidak dilarang untuk makan hati. Yang dilarang adalah konsumsi yang berlebihan. Jika Moms tidak makan makanan ini setiap hari tidak ada yang perlu kita khawatirkan.

Sama halnya jika kita mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin A, hati-hati jangan sampai berlebihan. Lebih baik jika kita mendapatkan vitamin A dari sayur dan buah dan menjalankan diet yang seimbang.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu Moms dan Dads lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook, Twitter dan WhatsApp.