Ayah Dan Bayi Baru Lahir. Terlibatlah Sejak Dini!

Ayah Dan Bayi Baru Lahir. Terlibatlah Sejak Dini!

Tidak hanya ibu, ayah memegang peran penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ayah dapat terlibat lebih dekat dengan bayi baru lahir, sejak dini. Ini penting tidak hanya terhadap anak pertama, tapi anak kedua dan seterusnya.

Kita bisa bayangkan, bagaimana bayi akan mendapatkan sentuhan (rangsangan/stimuli) tidak hanya dari Ibunya tapi juga dari Ayahnya, interaksi tidak hanya dari Ibu tapi juga dari Ayah, juga kasih sayang dari kedua orang tuanya. Hubungan sosial, emosional, kecerdasan dan perkembangannya akan lebih baik dibandingkan bila dia hanya mendapatkannya dari ibu.

Hubungan lebih dekat baik fisik maupun batin ini (bonding) bisa dimulai oleh Ayah sejak dini, sejak bayi lahir ke dunia, tidak harus menunggu bayi tumbuh lebih besar.

Peran Ayah sejak dini ini tidak hanya baik untuk perkembangan bayi tapi juga membantu Ibu memiliki waktu lebih untuk istirahat dan mengerjakan pekerjaan lainnya.

Yang perlu diingat, bayi membutuhkan ibunya sama besarnya ia membutuhkan ayahnya. Hubungan khusus ibu dan bayi sudah terjalin sejak bayi masih dalam kandungan. Kinilah saatnya untuk Ayah untuk mengambil peran lebih besar.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan Ayah untuk mempererat hubungan dengan buah hatinya, diantaranya kami jelaskan di bawah ini.

Menggendong bayi dengan dekat.

Ini bisa jadi aktivitas favorit Ayah bersama bayi. Ayah bisa menggendongnya sambil memberikan susunya (sufor) atau ASI perahnya (ASIP) saat Ibu keluar untuk keperluan tertentu atau sedang mengerjakan perkejaan lain. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan Ayah untuk dekat dengan bayi, menatap matanya, membangun hubungan emosional dengannya.

Bayi akan merasa bahwa Ayahnya dapat ia andalkan, merasa lebih aman dan percaya dengan kita (Ayah).

Mengambil jadwal ‘jaga malam’

Shift malam tidak melulu harus ibu yang mengambil peran, menjaga bayi sepanjang malam. Ini kesempatan yang baik untuk Ayah bonding dengan buah hatinya. Di keheningan malam, ini adalah waktu yang baik untuk menggendong/menjaga bayi dan menunjukkan betapa kita sangat menyayanginya.

Saat baru keluar dari rumah sakit dan hari-hari pertama bersama bayi di rumah, ibu akan memerlukan bantuan agar ia bisa beristirahat dan memulihkan diri. Tugas melahirkan sangat berat dan melelahkan, belum lagi kalau istri harus menjalani operasi cesar, atau paling tidak mendapatkan jahitan akibat luka episiotomi.

Ini akan menjadi bantuan yang besar untuk ibu, menciptakan hubungan kasih sayang Ayah dan Ibu lebih erat dan lebih baik. Ayah bisa bayangkan bagaimana cinta Ibu akan semakin bertambah mendapati buah hatinya tertidur di dada Ayah saat terbangun.

BACA JUGA: Kurang Tidur Karena Ada Bayi Baru? Berikut Ini Cara Mengatasinya

Menenangkan bayi.

Biasanya Ayah akan langsung menyerahkan bayi ke ibunya saat bayi menangis. Padahal, Ayah bisa mencoba menggendong bayi dan mencoba menenangkannya dengan menimang-nimang atau menepuk-nepuknya. Cobalah menenangkannya beberapa saat, biasanya bayi akan tenang dan akan merasa bahwa Ayah juga bisa membuatnya nyaman/tenang, tidak hanya ibunya.

Lakukan hal-hal konyol bersama bayi

Ayah bisa bersikap lucu/konyol di depan bayi, mengajaknya bicara, bercanda, memperlihatkan wajah yang lucu/aneh, bersuara lucu dan lainnya. Bayi menyukai ini dan kalau beruntung, kita mungkin akan mendapatkannya tertawa.

Melakukan hal ini, secara tidak sengaja, kita juga akan merangsang perkembangan sosialnya (interaksi).

Jalan-jalan bersama bayi.

Ini adalah aktivitas menyenangkan untuk Ayah dan bayi. Ajaklah bayi berjalan-jalan di sekitar pekarangan rumah atau di sekitar kompleks rumah. Bayi akan menyukainya karena itu memberinya kesempatan untuk mengenal lingkungan baru, melihat banyak hal baru, mengenalkan suara-suara baru, wajah baru, dll.

Bawa bayi menggunakan stroller atau keretanya dan usahakan bayi masih bisa melihat kita sehingga ia merasa aman dan dekat dengan orang yang dikenalnya.

Mengganti popoknya.

Mengganti popok bayi adalah pekerjaan yang sering dilakukan dalam sehari. Mungkin kurang menyenangkan (awalnya), tapi ini bisa menjadi kesempatan untuk Ayah bercanda dengan bayi, bicara dengan bayi dan membuat bayi semakin nyaman bersama kita.

Menciptakan rutinitas sebelum bayi tidur.

Kita bisa membuat kesepakatan dengan Ibu untuk menciptakan aktivitas yang dilakukan bersama dengan bayi sebelum ia tidur. Aktivitas ini bisa berupa aktivitas yang menyenangkan untuk dilakukan bersama seperti membaca buku, bernyanyi, berdoa, atau yang lainnya.

Jika Ayah bekerja sepanjang hari dan hanya memiliki waktu untuk bersama bayi saat malam hari, ini bisa menjadi aktivitas yang baik untuk menciptakan hubungan erat dengan bayi (bonding).

Ativitas ini akan diingat bayi sebagai aktivitas yang menyenangkan dan memberi tahu bayi secara tidak langsung saatnya tidur sudah dekat.

Membaca buku atau bernyanyi untuk bayi.

Meskipun dia mungkin belum mengerti, dengan sering mendengarkan suara kita, bayi akan semakin mengenali suara kita dan akan merasa lebih nyaman bersama kita. Peluk/gendong bayi dekat dengan Ayah saat membacakannya buku atau saat menyanyikannya untuk mempererat bonding.

Meluangkan waktu untuk bersama bayi.

Sesibuk apapun kita, karena pekerjaan, tugas kantor yang bertumpuk, harus bekerja di luar kota, sekolah lagi di kota lain, luangkan waktu untuk bersama bayi. Kita tentu pernah mendengar bagaimana seorang Ayah yang menyesal karena tidak memberikan waktu yang cukup untuk bersama anaknya saat masih kecil (bayi).

Uang bisa dicari tapi hubungan emosional anak dan Ayah, pengalaman menyenangkan bersama dan melihat bayi tumbuh secara langsung, merangkak, berjalan dan memperlihatkan kelucuan dan kecerdasannya tidak bisa dihargai dengan uang. Kebahagiaan dan perasaan puas yang dirasakan tidak bisa dinilai dengan uang.

Gendongan bayi (baby carrier).

Ayah bisa membawa bayi dengan gendongan bayi seperti Ibu biasanya menggendong bayi di depannya sambil melakukan aktivitas lain. Kini banyak tersedia di pasaran baby carrier yang praktis tapi tetap aman.

Manfaatkan itu untuk bonding dengan bayi meskipun hanya beberapa menit.

Beberapa cara di atas bisa Ayah lakukan untuk bonding dengan bayi. Kalau belum terbiasa, sebagai awal, Ayah bisa melakukan satu atau dua hal saja . Yang terpenting adalah terlibat, jangan merasa diabaikan dengan lahirnya buah hati dan inisiatif. Tunjukkan seberapa besar kita mencintai, menyayangi dan peduli dengan buah hati kita.

Hubungan ini akan semakin erat dan bertumbuh seiring dengan bertambahnya usia anak.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu ayah dan ibu lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook dan WhatsApp.