Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Mencegah Sakit Saat Hamil

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Mencegah Sakit Saat Hamil

Menjaga tubuh tetap sehat dan fit saat hamil adalah hal yang penting. Kita tidak ingin mengalami sakit saat hamil karena beban kehamilan dan janin yang dikandung sebenarnya sudah cukup besar untuk ibu.

Tidak hanya itu, saat hamil dan mengalami sakit kita akan berhadapan dengan terapi yang biasanya dengan meminum obat yang belum tentu aman untuk kehamilan dan janin. Terapi yang kita dapatkan bisa sangat terbatas pilihannya karena kita tidak ingin obat tersebut berpengaruh buruk terhadap janin.

Jika kita memiliki daya tahan tubuh yang baik dan tidak gampang terkena penyakit, saat hamil kita bisa fokus dan lebih tenang untuk mempersiapkan proses persalinan dan menyambut bayi baru.

Penyakit yang umum seperti flu mungkin tidak bisa kita hindari. Tapi kita tidak perlu terlalu khawatir karena ada banyak hal yang bisa kita lakukan agar tidak gampang terkena penyakit.

Kita harus menjadi ibu yang kuat dan berkomitmen untuk menjaga kebiasaan atau perilaku yang sehat dalam kehidupan kita sehari-hari.

Cara menjaga kesehatan ibu hamil sehingga tidak gampang terkena penyakit.

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga jangan sampai mudah terkena penyakit, ibu hamil bisa melakukan beberapa hal di bawah ini.

1. Membangun sistem pertahanan tubuh yang kuat.

Caranya adalah dengan menjaga kebugaran tubuh pada kondisi yang baik/optimum. Bakteri atau virus pun yang akan menyerang akan kesulitan untuk berkembang di tubuh kita karena mereka tidak bisa menerobos pertahanan tubuh kita yang dijaga oleh sistem imun yang kuat.

Cara membangun sistem imun tubuh yang baik bisa dengan:

– Makan makanan yang sehat, hindari makanan yang tidak sehat atau buruk terhadap kesehatan.

Kuncinya dua untuk melawan bakteri yang akan menyerang tubuh kita. Perbanyak makan sayur dan buah serta minum air/cairan yang cukup (8 gelas per hari/ 2 liter). Ibu hamil bisa meminta vitamin atau suplemen ke dokter, ini akan sangat baik untuk meningkatkan sistem imun kita.

– Istirahat yang cukup, rileks dan menghindari stres.

Fokuskan perhatian dan pikiran kita pada hal yang penting, terutama untuk kepentingan dan kebahagiaan kita. Hindari perasaan sedih, merasa terbebani dan stres.

Stres sudah terbukti berperan mengganggu atau menurunkan daya tahan tubuh kita. Ingat kan penyakit maag sering diakibatkan oleh stres? Oleh karena itu mulai sekarang, jauhkan pikiran/perasaan negatif dan perbanyak pikiran positif dan produktif.

– Berolahraga.

Meskipun olahraga akan sulit untuk ibu hamil dan pilihannya tidak banyak, ketahuilah dengan berolahraga akan banyak manfaat yang bisa kita rasakan.

Tidak hanya meningkatkan kebugaran tapi juga kita akan lebih siap menghadapi persalinan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

– Minum air yang cukup.

Ini penting untuk rehidrasi ibu, menyediakan cairan yang dibutuhkan oleh ibu untuk membantu metabolisme tubuh, membantu perkembangan janin dalam kandungan yang baik serta membantu pembentukan cairan ketuban.

Ibu hamil direkomendasikan untuk konsumsi air sebanyak 2,3 liter per hari. Cairan bisa didapatkan juga dari menu makanan yang dikonsumsi ibu hamil seperti air sayur, dari buah, jus, dll.

Cairan yang cukup juga membantu ibu hamil agar buang air besarnya lancar, mencegah konstipasi dan terjadinya hemoroid. Pada ibu hamil muda yang mengalami morning sickness, sering minum air akan membantu mengganti cairan yang hilang.

2. Menjaga kebersihan rumah/lingkungan dan diri sendiri.

Ya, gunakan antiseptik tangan, semprot disenfektan atau pembersih udara untuk mengusir kuman. Bersihkan AC secara rutin atau debu yang menempel di kipas angin di rumah/kantor.

Identifikasi semua benda yang sering disentuh dan bersihkan, bisa dengan lysol atau cairan antiseptik lainnya. Benda itu seperti knob/gagang pintu, lemari pakaian, pagar, remote tv, handphone, dompet, lemari es, laptop/keyboard, dan lainnya benda atau tempat yang kira-kira bisa menyimpan kuman.

Mungkin sedikit terlihat paranoid tapi itulah satu-satunya cara untuk melindungi kita saat hamil. Agak merepotkan tapi akan sangat bermanfaat untuk menjaga kita dari infeksi kuman/bakteri.

3. Mendapatkan vaksin flu saat hamil.

Mungkin kita akan memerlukan biaya tambahan untuk mendapatkan vaksin flu tapi manfaatnya bisa sangat besar terutama saat kita hamil.

Vaksin flu aman untuk kehamilan dan apabila kita mendapatkan vaksin flu ini saat hamil, bayi kita pun akan imun terhadap flu di 6 bulan pertamanya, yang tentu saja sangat baik karena di usia semuda itu, bayi sendiri tidak/belum dapat diberikan vaksin flu.

4. Menjaga diri.

Menjaga jarak dari orang yang sakit, seringan apapun sakitnya, termasuk dengan orang dengan ciri-ciri orang sakit (kurus, batuk, loyo/pucat, dll). Jangan ragu untuk terlihat sangat berhati-hati terhadap orang lain karena orang lain pun biasanya akan mengerti kalau mengetahui kita sedang hamil.

Jangan sungkan untuk memperingatkan keluarga atau teman untuk menjauh dari kita yang sedang hamil karena itu juga untuk kepentingan kita dan bayi.

Selalu bersihkan tangan dengan sabun atau cairan antiseptik, hindari tempat ramai, kolam renang umum, permandian umum di objek wisata, hindari duduk dengan orang lain saat antri di tempat praktek dokter atau rumah sakit dan hindari menyentuh benda atau hal yang sering disentuh oleh orang lain.

5. Ajak anggota keluarga lain mendukung ibu.

Ya, ajak anggota keluarga lain di sekeliling kita untuk mendukung kita. Sampaikan bagaimana harus menjaga kebersihan, ikut mendukung gaya hidup dan pola makan yang sehat, olahraga, menjaga sikap positif dan menghindari stres.

Beban kehamilan mungkin sudah banyak tapi itu bukan berarti ibu hamil hanya diam saja, tidak aktif atau membatasi aktivitasnya. Saat hamil, menjaga gaya hidup dan pola makan yang seimbang tetap harus dijaga tanpa mengkhawatirkan banyak hal. Cukup melanjutkan kebiasaan baik ibu sebelum hamil, olahraga rutin yang masih aman untuk ibu hamil akan membantu ibu tetap fit dan jauh dari serangan penyakit.


Cek tulisan terbaru.
Lihat tips dan topik lainnya.

Bantu ayah dan ibu lainnya dengan share tulisan ini ke Facebook dan WhatsApp.