11 Tips Agar Tidur Anak Menjadi Nyenyak

Menyaksikan anak dapat tidur nyenyak dan pulas tentu membuat orang tua manapun bahagia. Anak yang tidurnya cukup dan berkualitas akan mendukung tumbuh dan kembang anak yang baik. Orang tua menjadi lebih tenang, pun memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat.

Anak yang tidurnya tidak nyenyak, sulit untuk mulai tidur mungkin mengalami masalah tidur.

Masalah tidur pada anak mungkin tidak sesering dialami oleh orang dewasa tapi setiap anak berpotensi untuk mengalami masalah tidur.

Masalah tidur pada anak bisa berupa anak kesulitan untuk tidur atau tidurnya tidak nyenyak (sulit untuk bertahan tidur, mudah terbangun). Penyebabnya bisa karena kebiasaan makan anak yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Anak pada umumnya akan terbangun sendiri di pagi hari jika tidurnya cukup.

Sulit mulai untuk tertidur.

Anak pada umumnya akan jatuh tertidur dalam 20 menit sejak ia berbaring di tempat tidur. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi mudah tidaknya anak tertidur seperti rutinitas waktu tidur, seberapa mengantuknya ia dan aktivitasnya di siang hari.

Anak yang memiliki waktu tidur yang rutin biasanya akan lebih mudah untuk tertidur sehingga penting mengajarkan ini kepada anak.

Tidurnya tidak nyenyak.

Anak mungkin mudah untuk tertidur tapi saat tidur ia sering terbangun. Selama tidur anak mengalami 3 fase tidur yakni fase tidur ringan, tidur dalam dan fase tidur mimpi. Anak memiliki fase tidur dalam di jam-jam pertama saat mulai tertidur dan sisanya paduan antara tidur ringan dan tidur mimpi.

Anak dapat terbangun sebentar di antara fase tidur ringan dan mimpi meski anak dapat tidak menyadarinya. Anak akan kembali tertidur sendiri jika ia terbangun saat tidur.

BACA JUGA: AGAR JADI SUAMI YANG BAIK BAGI IBU HAMIL, HAL APA YANG PERLU DIHINDARI?

Ada beberapa hal yang orang tua bisa lakukan untuk membantu anak tidur dan menjamin tidurnya menjadi nyenyak.

Tips tidur yang lebih berkualitas untuk anak:

  1. Membangun rutinitas.

Menciptakan kebiasaan setiap hari dengan melakukan aktivitas secara teratur akan membantu anak memiliki waktu tidur yang baik. Ini adalah kebiasaan baik yang juga positif untuk ibu. Moms tidak perlu bergelut dengan buah hati setiap kali akan membawanya ke tempat tidur.

Moms bisa mulai dengan membangun rutinitas yang dimulai dengan memandikan buah hati, diikuti dengan membaca atau bercerita untuknya lalu tidur.

Ini akan menciptakan rutinitas dan membuat anak bisa mengetahui/mengantisipasi apa yang akan dia alami. Saat masih dibacakan dongeng, sebelum waktu tidurnya mungkin ia akan sudah mulai mengantuk.

Moms bisa bercengkerama dengan buah hati, meredupkan lampu sebelum ia tidur. Ciptakan suasana yang rileks dan nyaman untuknya sebelum tidur.

  1. Tentukan waktu tidur dan waktu bangun tidur yang tetap.

Tubuh kita seperti halnya tubuh anak-anak mampu beradaptasi dengan lingkungan dan ‘menyukai’ keteraturan. Dengan menentukan waktu tidur dan bangun yang relatif sama setiap hari akan membantu tubuh anak memiliki ritme yang teratur.

BACA JUGA: TIPS MENJALANI 3 HARI PERTAMA BERSAMA BAYI BARU LAHIR

  1. Rileks sebelum waktu tidur.

Biasakan anak untuk merasa tenang, rileks sebelum waktu tidurnya. Bisa dengan membacakannya buku atau menyanyikannya. Pada beberapa keadaan anak mungkin akan lebih lama untuk tidur sehingga kita perlu lebih sabar dan mau meluangkan waktu lebih lama untuk menemaninya.

  1. Pastikan anak merasa aman di malam hari.

Anak bisa merasa takut, merasa sendiri, takut dengan gelap. Hindari menonton tayangan yang menakutkan, film horor, game yang menakutkan dan beri dia semangat jika merasa takut. Sampaikan bahwa kita bersamanya, tidak ada yang perlu dia takutkan.

Kita dapat menyalakan lampu untuk membuatnya merasa aman dan membantunya lebih cepat tidur.

  1. Tidur siangnya lebih awal dan lebih singkat.

Anak yang lebih besar, usia 3 sampai 5 tahun mungkin akan memiliki waktu tidur siang yang lebih singkat. Anak tidur siang selama 20 menit itu sudah cukup. Usahakan ia tidur di waktu-waktu awal di siang hari bukan menjelang sore karena semakin lama dan semakin dekat tidur siangnya dengan tidur malam, kemungkinan di malam hari ia akan semakin sulit untuk tidur.

BACA JUGA: MENSTRUASI PERTAMA PASCA MELAHIRKAN, IBU BISA HAMIL TANPA HAID DULU

  1. Hindari melihat jam.

Jauhkan jam dari anak sehingga ia tidak perlu mengeceknya sesering mungkin dan mengganggunya untuk mulai tidur.

  1. Perhatikan lampu dan cek kebisingan suara di kamar anak.

Periksa lampu kamar anak apakah terlalu terang atau tidak. Cek kebisingannya apakah suara dari luar kamar atau luar rumah dapat mengganggunya. Jika terlalu terang pasang lampu yang lebih redup. Jika terlalu bising Moms dapat melakukan beberapa hal seperti memasang gorden yang tebal, menurunkan volume suara tv, dll.

  1. Hindarkan anak dari gadget atau menonton TV.

Menonton video dari tv atau smartphone dapat mengganggu tidur anak. Cahaya dari layar tv atau komputer dapat menekan zat yang disebut dengan melatonin yang bertanggung jawab dalam membantu kita tidur.

Matikan tv atau hindarkan anak menonton youtube 1 atau 2 jam sebelum waktu tidurnya. Jika perlu hindari sama sekali di waktu malam.

  1. Pastikan makannya cukup.

Anak yang lapar atau terlalu kenyang dapat membuat anak merasa kurang nyaman dan membuatnya sulit tidur, di malam hari membuatnya mudah terbangun.

Pastikan makan malamnya cukup, tidak kurang atau berlebih.

  1. Hindari softdrink yang mengandung kafein.

Anak sebaiknya hanya minum air dan susu saja. Minuman berenergi, kopi, teh, coklat dan cola sebaiknya dijauhkan dari anak terutama di waktu sore dan malam hari.

  1. Beraktivitas di siang hari.

Biarkan ia aktif bermain di siang hari. Cahaya di siang hari dapat menekan produksi melatonin dan membantunya terjaga di siang hari, di malam hari ia jadi lebih mudah mengantuk.

Selain hal di atas, Moms bisa mengatur suhu AC di kamar anak (jika menggunakan AC) menjadi senyaman mungkin, tidak terlalu dingin tapi juga tidak terlalu panas yang bisa membuatnya gerah.

Nah, itulah beberapa hal yang Moms dan Dads bisa lakukan untuk membantu anak cepat tidur dan membuat tidurnya menjadi nyenyak, tidak sulit kan untuk menerapkannya?

Saat anak mengalami kesulitan tidur, mudah terbangun di malam hari Moms dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai solusi terbaik untuk mengatasinya.

Masalah tidur pada anak tidak dapat dibiarkan karena selain mengganggu moodnya juga mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya.